Maket penataan kawasan tepi laut Tanjungpinang. Pembangunan ini akan menjadikan Kota Tanjungpinang semakin cantik. F. Dinas PU Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertanahan, dan Tata Ruang, Pemprov Kepri, Abu Bakar mengatakan untuk merubah tampilan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang memerlukan kerja keras bersama. Proyek tahun jamak adalah solusi untuk menjadikan Tanjungpinang hebat pada 2020 mendatang.

Iklan

“Penataan kawasan Gurindam 12 bukan hanya sebatas akses lalu lalang orang. Tetapi menjadi sentuhan utama penampilan Ibu Kota,” ujar Abu Bakar, Minggu (8/4).

Dijelaskannya, dari maket yang sudah dibuat, dalam pembangunan staregis, penataan Kawasan Gurindam 12 dimulai tahun ini, sampai 2020 mendatang. Dikatakan Abu Bakar, khususnya sepanjang Kawasan Tepi Laut, ada beberapa sentuhan pembangunan yang diberikan. Seperti Tugu Tunjuk Langit, kawasan terbuka hijau.

“Pembangunan nanti, tentunya disinergikan dengan Laman Boenda yang sudah ada,” papar Abu Bakar.

Selain itu, ada juga delapan rest area yang akan menandakan tujuh kabupaten/kota dalam Provinsi Kepri. Masih kata Abu, masing-masing rest area itu nanti, konsepnya berbeda-beda. Selain itu, menjadikan beranda Tanjungpinang lebih elegan, juga diberi sentuhan dengan ikon Welcome to Kepri.

“Rencana strategis sudah kita matangkan. Tentu butuh dukungan semua pihak, sehingga bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

Ditambahkannya, pembangunan yang dibuat nanti, tujuan utama untuk mendukung kebutuhan pariwisata Kepri, Tanjungpinang khususnya. Nantinya bisa membuat wisatawan yang datang ke Tanjungpinang berkunjung dalam durasi yang lama.
“Sekarang ini, kami menunggu izin lingkungan terbit. Jika sudah ada, proses lelang akan disegerakan,” tutup Abu Bakar.

Seperti diketahui, proyek multi years Pemprov Kepri senilai Rp 530 miliar menjadi pembangunan yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, akan meng hubungkan Jembatan I Dompak sampai ke kawasan tepi laut. Rencana berkelanjutan sudah dibuat, target setelah itu adalah membuka akses dari Rimba Jaya ke Kampung Bugis melalui Jembatan.(jpg)