Wawako Amsakar Achmad menyerahkan pataka KBMR kepada dr Afrizal Dachlan untuk dikibarkan di Batam. | anwar saleh/ Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad melantik kepengurusan Keluarga Besar Masyarakat Riau (KBMR) periode 2018-2023 di Golden Prawn Bengkong, Minggu (8/4) pagi. Kepengurusan baru ini diketuai dr Tengku Afrizal Dachlan, yang keseharian sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Kepri.

Iklan

Kiprah KBMR sudah 10 tahun lebih di Batam, dipuji Amsakar telah berkontribusi positif membangun Batam. Terlebih lagi sumber daya manusia (SDM) KBMR terbukti mumpuni di Pemko Batam. Ia menyebut beberapa di antaranya Sekdako Batam Jefridin, Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam Wan Darussalam, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur.

Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gustian Riau, Sekwan DPRD Batam Asril, Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Febrialin, Inspektur Inspektorat Heriman HK, dan lain-lain. “Saya mengimbau warga Riau perantauan, jagalah kekompakan dan tingkatkan kompetensi. Karena inilah yang meningkatkan daya saing,” imbau Amsakar.

Amsakar menilai KBMR merupakan organisasi dahsyat yang pengurusnya merupakan orang-orang hebat. “Jujur pak, masuk organisasi ini adalah kegiatan sosial ke luar duit. Hanya orang-orang hebat yang bisa menggerakkan organisasi yang hebat,” ujar Amsakar memotivasi pengurus KBMR yang baru dilantiknya.

Hadir dalam pelantikan itu Gubernur Kepri yang diwakili Wakil Gubernur Isdianto, Anggota DPD asal Kepri Haripinto, Anggota DPRD Kepri Hj Asnah, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Plt Gubernur Riau Wan Thamsir Hasyim, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT, Asisten III Pemkab Bengkalis H Tengku S Ilyas, mantan anggota DPD asal Kepri Ria Saptarika, Pembina Perpat Saparuddin Muda, Pendiri KBMR Gustian Riau dan Yanuar Dahlan, serta undangan lainnya.

Ketua KBMR, dr T Afrizal Dachlan pada sambutannya mengimbau warga Riau perantau menjaga kekompakan. Jumlah warga Riau perantauan di Batam menempati urutan lima besar, kata Afrizal, agar warga Riau tidak jadi penonton khususnya menghadapi tahun politik 2019 mendatang.

Afrizal juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjadi KBMR sebagai mitra, membuka akses global memasarkan potensi sumber daya alam (SDA) Riau. “Kita tahu Batam sebagai kota investasi dan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, sehingga memasarkan atau membuka peluang-peluang investasi Riau maka KBMR siap menjadi fasilitator konektivitas global,” kata Afrizal.

Sebagai wujudnya, kata Afrizal, KBMR siap bekerja sama sebagai pihak ketiga dengan Pemprov Riau dalam pengelolaan ataupun pemberdayaan aset Pemprov Riau yang ada di Provinsi Kepri. “Kita tahu Riau sebagai provinsi induk pemekaran Provinsi Kepri, tentu asetnya banyak. Untuk memaksimalkan aset tersebut, KBMR memiliki SDM yang mumpuni diberdayakan ke sana,” kata Afrizal.

Afrizal juga menekankan agar terus meningkatkan kompetensi warga Riau perantauan, supaya berkontribusi lebih besar lagi memajukan Batam Bandar Dunia Madani. (ash)