Bupati Karimun Aunur Rafiq menyalami Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Mediheryanto ketika melihat pelaksanaan KB gratis yang diadakan Disdalduk KB, PP, dan PA Karimun di acara TNI Manunggal, di Kundur, Selasa (10/4). F. Dokumentasi Disdalduk, KB, PP dan PA Karimun untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk, KB, PP dan PA) Karimun memberikan pelayanan KB kesehatan secara gratis, bersempena pencanangan TNI Manunggal di Kecamatan Kundur, Selasa (10/4).

Iklan

Selain memberikan pelayanan KB gratis, Disdalduk KB PP dan PA Karimun juga memberikan penyuluhan KB serta pembinaan ketahanan keluarga.

“Melalui program KB yang di dalamnya sudah lengkap dengan membangun keluarga kecil bahagia dan sejahtera diharapkan bisa menekan angka pertumbuhan penduduk. Antara program KB dan pembinaan kesehatan saling mendukung dan ada keterkaitannya,” kata Kasi Jaminan dan Pembinaan Kesertaan berKB, Disdalduk, KB, PP dan PA Karimun Tirtha Ayu Kencana, kemarin.

Target pelayanan KB yang dilaksanakan pada pencanangan di Puskesmas Kundur sebanyak 60 orang akseptor. Di saat yang sama ikut digelar sunatan masal untuk 100 anak kurang mampu. Selain itu, diberikan juga pelayanan papsmear pada 30 orang ibu dan wanita, pengobatan gratis, dan donor darah.

”Saya berharap peranan masyarakat agar program KB dan kesehatan bisa sukses di semua bidang. Yang pada akhirnya, dapat membudayakan keluarga kecil dan bahagia sejahtera dalam konteks pembangunan,” ungkapnya.

Program KB menurut Ayu bisa membangun kualitas SDM, sebagai salah satu modal pembangunan yang sangat penting. Apalagi telah didukung UU Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Keluarga, dengan program kependudukan dan KB yang dapat memberikan kontribusi lebih dari 50 persen dalam pencapaian sasaran bagi peserta KB aktif.

”Yang jelas, masyarakat yang belum berKB kita berikan pencerahan kepada mereka akan manfaat KB. Terutama bagi keluarga yang kurang mampu, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum,” tuturnya.(tri)