Ilustrasi ban mobil tak boleh dioplos (Istimewa)

batampos.co.id – Untuk pemilik kendaraan. Coba perhatikan ban roda kendaraan Anda? identik atau campuran?!

Dalam aturan, ban tidak boleh dicampur. Kendaraan apa pun tak boleh menggunakan ban berbeda. Pengemudi harus menghindari mencampur ban yang memiliki perbedaan pola tapak, konstruksi internal dan ukuran yang berbeda. Gunakan ban identik pada semua posisi roda kendaraan. Tujuannya supaya stabilitas dan kontrol bisa dijaga secara baik. Anda juga tidak diperkenankan mencapur ban flat dengan ban bekas.

Seperti yang dikutip dalam tiretech.com, produsen ban mendesain ban mobil agar mengalami keausan secara bersamaan. Namun dalam praktik hal itu jarang terjadi. Kerap kondisi ban menipis atau aus secara tidak bersamaan. Banyak hal yang bisa mengakibatkan ban aus tidak bersamaan. Di antaranya yaitu: desain kendaraan, kondisi medan yang dilalui setiap hari, dan cara perawatan.

Ketika ban mobil menipis pada waktu yang tidak bersamaan, pengemudi biasanya dipaksa memutuskan apakah mereka harus membeli ban baru (mengorbankan nilai ekonomis dari dua ban yang belum sepenuhnya aus) atau membeli hanya sepasang ban pengganti. Mengganti ban secara bersamaan adalah pilihan terbaik. Hal tersebut akan memberikan keseimbangan yang baik. Serta memberikan keamanan terutama saat mobil dikemudikan menembus cuaca yang tidak bersahabat. Misalnya saat hujan lebat.

Membeli ban baru dalam waktu bersamaan dapat memastikan bahwa dimensi fisik ban , konstruksi internal , desain tapak dan kondisi tapak sama atau seragam. Menggunakan ban alternatif dari kategori kinerja ban yang berbeda, dengan ukuran alternatif atau tingkat kecepatan yang berbeda, dapat membuat ketidakseimbangan penanganan kendaraan dalam cuaca buruk atau saat terdorong ke batas dalam keadaan darurat.

Ban memainkan peran penting terhadap kenyamanan dan keamanan mengemudi. Jadi disarankan agar menggunakan ban yang identik atau sama dalam setiap detail, termasuk merek, model, ukuran dan kedalaman tapaknya.

(tjb/JPC)

Advertisement
loading...