Tausiah disampaikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Masjid Babussalam, Bengkong Indah II, Batam, Rabu (11/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak masyarakat lebih mendekatkan diri kepada Allah. Segala kebimbangan akan sirna jika jiwa ini terus dibangun dan didekatkan kepada Allah.

Dikatakan Nurdin, dalam lagu Indonesia Raya ada syair bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Semua itu bisa dibangun dari diri sendiri sejak subuh. ”Memulai aktivitas sejak fajar dengan berjamaah di masjid,” kata Nurdin saat safari subuh di Masjid Babussalam, Bengkong Indah II, Batam, Rabu (11/4).

Menurut Nurdin, budaya baik ini harus ditebar. Majelis-majelis ilmu harus terus diselenggarakan. Harus saling nasi­hat menasihati dalam kebaikan.
Nurdin mengilustrasikan mulai menebarnya sikap marah pada sebagian masyarakat. Kemarahan itu kemudian menimbulkan kebimbangan dan kerisauan pada diri sendiri.
Yang lebih berbahaya, katanya, dari sikap marah-ma­rah yang tidak jelas itu timbul penyakit iri dengki dan membuka aib.

“Pangkat jabatan tak naik marah, seakan ada yang terganggu pada jiwa ini,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, sikap marah berbahaya ketika hendak membuat aturan atau kebijakan. Hal ini membuat masalah jadi semakin kusut dan tidak selesai. “Kalau ada dendam, nantinya semua dibuat dengan cara benci. Hal ini menyebabkan masalah kian kusut ke­berkahan makin jauh,” kata Nurdin.

Dinamika marah-marah ini, kata Nurdin, harus diubah. Memulai dari diri sendiri. Begitu dengar azan segera menghadap Allah. Setelah itu dilanjutkan dengan aktivitas masing-masing.

Memuliakan Alquran, memakmurkan masjid dan memperkuat silaturahmi, kata Nurdin, akan membuat negeri ini semakin tentram. Wujudkan bahwa kehadiran Islam memang memberikan rahmat untuk alam.

Menurut Nurdin, hal itu akan menciptakan kedamaian dan keharmonisan. Keadaan jiwa dan raga penuh ketenangan. “Berilah orang lain kebahagiaan. Jadi ketika orang melihat Islam, mereka bisa menumpang kedamaian dan menumpang ketentraman,” kata Nurdin.(bni)

Advertisement
loading...