Kamis, 23 April 2026

Pak Walikota Batam: Kita Lihat Ini, Nanti Selesai atau Tidak

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan komitmen Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menghibahkan sepenuhnya pengelolaan jalan ke Pemko Batam dalam tiga bulan, terhitung sejak 4 April lalu.

“Beliau sendiri yang ngomong di depan Menko Perekonomian (Darmin Nasution), Gubernur (Kepri Nurdin Basirun) dan tim BP Batam. Tiga bulan lagi beliau janji persoalan jalan (pengalihan) akan clear,” ucap Rudi di Sekupang, Kamis (12/4).

Ia berharap janji tersebut dapat terealisasi, karena kini Pemko Batam sedang fokus membangun infrastuktur jalan. Sebelumnya antara BP Batam dan pemko BAtam telah menandatangani pinjam pakai 669 ruas jalan, seiring janji Lukita ini kelak tidak hanya 669 ruas jalan yang akan dikelola Pemko Batam namun semua ruas jalan dari ruas jalan provinsi hingga nasional.

“Semuanya, jatuhnya hibah. Kita lihat ini nanti selesai atau tidak,” imbuhnya.

Ia mengatakan, selain untuk kepentingan pelebaran jalan, pengalihan aset dipandang perlu untuk menghindari kemungkinan persoalan hukum di kemudian hari karena membiayai pembangunan pada aset yang bukan milik Pemko Batam. “Suatu waktu kalau lari ke hukum ini jadi masalah, karena kami gunakan uang negara diatas lahan yang bukan milik Pemko Batam. Tak hanya kami, polsek dan lain juga tinggal di atas lahan yang bukan miliknya,” paparnya.

Ia mengatakan, peralihan kelak tak hanya soal badan jalan namun juga menyertakan ruang milik jalan atau ROW. Dengan demikia, tak hanya badan jalan pihaknya akn membangun pedestrian, drainase dan taman.

“Maka jalan selesai tak di Nagoya saja, sampai ke Batuaji sana nanti,” ucap dia.

Menurutnya, kelola jalan kini yang masih di BP Batam membuat program anatar BP Batam dan Pemko Batam tumpang tindih. Ia mencontohkan, jika Pemko Batam membangun jalan ada saja kegiatan penanaman pipa yang berujung pada terganggunya proyek yang sudah dikerjakan Pemko Batam

“Kami tukang bikin jalan, BP tukang bongkar jalan. loh iya ini fakta. Supaya tak begitu, aset serahkan ke kami , sehingga besok siapa yang gali pipa izinnya ke DBM SDA, cari namanya Yumasnur (Kepala DBM SDA),” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, sejatinya awalnya dalam suatu pertemuan di Kantor Wali Kota Batam terkait jalan antara BP Batam dan Pemko Batam ada kesanggupan dari Lukita terkait pinjam pakai sekian ribu ruas jalan, namun belakangan hal tersebut berubah dan jumlah ruasnya berkurang. Soal ini ia mengklaim langsung menelepon Lukita mempertanyakan komitmen tersebut. (adi)

Update