
batampos.co.id – Sebanyak 14 pejabat eselon III yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Batam mengikuti tes pemetaan potensi atau setara dengan assessment untuk menduduki eselon II.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pemetaan potensi atau yang lebih dikenal dengan istilah talent pool ini dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara. “Jadi mereka minta kami mengirimkan 14 orang untuk ikut tes ini,” kata Rudi, Sabtu (14/4).
Rudi menjelaskan, mereka yang lolos tes ini sudah memenuhi syarat untuk menduduki eselon II nantinya. “Ya kalau lolos mereka bisa langsung ditunjuk menduduki eselon dua tanpa harus ikut assessment lagi. Namun itu tergantung saya. Mau pilih langsung atau nanti mereka ikut open bidding,” sebutnya.
Mantan anggota DPRD Batam ini menambahkan dengan adanya talent pool ini pemerintah bisa mengefisiensi biaya untuk open bidding nantinya. “Untungnya itulah, kan mereka sudah memenuhi syarat untuk dilantik jadi eselon dua. Jadi mungkin saja assesment itu tidak dilakukan lagi,” lanjutnya.
Menurut Rudi talent pool ini bertujuan untuk menjaring pegawai yang berpotensi mengisi jabatan pimpinan tinggi atau eselon II, seperti Kepala Dinas dan Kepala Badan.
Mereka yang ikut tes ini juga bisa dipersiapkan untuk mengisi jabatan eselon dua yang akan kosong karena ditinggal pensiun oleh pejabat sebelumnya.
“Yang mau pensiun kan cukup banyak ini. Ya anggaplah ini langkah mempersiapakan SDM yang baru dan lebih berpotensi,” tambah Rudi.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Yudi Admaji mengungkapkan sebelumnya sudah ada delapan pejabat eselon tiga yang mengikuti talent pool ini dan empat diantaranya sudah menduduki eselon dua.
“Tahun ini ada 14 orang yang ikut di regional empat termasuk Batam. Nantinya mereka yang lolos sudah memenuhi syarat untuk ditunjuk langsung, namun itu tetap tergantung kebijakan pimpinan,” ujarnya.(yui)
