foto: eggi / batampos

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang kembali menggerebek gelanggang opermainan (gelper) di Kampung Aceh, Mukakuning, Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Ini yang kesekalian kalinya gelper di kampung tersebut digerebek.

Iklan

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan itu dilakukan lantaran banyaknya laporan tentang aksi perjudian di lokasi tersebut.

Ternyata benar saja, saat digerebek polisi mendapati mesin-mesin gelper yang tengah beroperasi. Polisi kemudian mengamankan server mesin gelper itu, tiga orang wasit, lima orang pemain dan dua orang penonton.

Batam Pos yang berkesempatan ikut dalam penggerebekan ini bermula dari pengintaian yang dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB. Dua anggota polisi yang berpakaian preman menyamar untuk menjadi pemain di gelanggang permainan tersebut.

Setelah dua jam lebih menunggu, anggota polisi yang berada di dalam arena gelper itu menginformasikan bahwa ada salah satu pemain yang menukar koin kemenangannya dengan uang sebesar Rp. 250 ribu.

Tim gabungan yang terdiri dari Unit Jatanras Polresta Barelang, Buser Polresta Barelang, Polsek Seibeduk serta dibantu dengan Unit Reskrim Polsek Batuampar itu langsung menggerebek lokasi. Suasana saat penggerebekan sempat menegangkan, sebab saat penggerebekan itu tiba-tiba seluruh lampu di kawasan Simpang Dam mendadak mati dan gelap.

Puluhan orang yang berada di dalam arena gelper itu langsung berlari menyelamatkan diri ke berbagai penjuru dengan memanfaatkan lampu yang padam itu. Bahkan, salah seorang pemain yang berhasil diamankan petugas sempat melakukan perlawanan. Namun, usahanya melakukan perlawanan berhasil diatasi.

Andri yang ditemui di sela-sela penggrebekan itu mengatakan, seluruh barang bukti berupa server mesin gelper, uang hasil kemenangan, tiga orang wasit, lima orang pemain dan dua orang penonton itu selanjutnya langsung dibawa ke Polresta Barelang sekitar pukul 05.00 WIB untuk dimintai keterangannya.

“Mereka semua kita bawa ke Unit Jatanras Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan. Kami akan mendalami peran setiap orang yang kami amankan pada malam ini,” katanya. (gie)