Pegawai perempuan Lapas Kelas IIA Batam memperagakan pakaian ala petani saat hari bakti pemasyarakatan ke 52, Selasa (24/4/2018). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kelompok Tani Batam mengaku cukup siap untuk menjamin kebutuhan sayur dan komoditi di Batam. Ini disampaikan oleh sejumlah kelompok tani saat mengikuti bazar dan pameran hasil tani di halaman Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Batam di Tembesi, Sagulung, Selasa (24/4).

Sanan pengurus kelompok Tani Permai dari pulau Galang menuturkan, setiap anggota kelompok tani Permai mampu menghasilkan 10-15 ton cabai atau sayur dalam sekali panen untuk ukuran lahan pertanian seluas satu hektare. Hasil panen yang cukup bagus ini diakui mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di Batam sebab dalam kelompok tersebut ada 21 anggota. “Setiap anggota rata-rata kebunnya diatas setengah hektar. Kalau ditotalkan semua (hasil panen) sangat banyak,” ujar Sanan.

Memang dalam prakteknya tentu ada hambatan namun sebab tidak sedikit tanaman mereka gagal panen karena berbagai faktor, namun jika usaha tersebut benar-benar didukung pemerintah tentu Batam tak perlu mendatangkan sayur dan komoditi dari luar.”Seratusan ada kelompok tani di Batam ini. Kalau benar-benar dikelolah dengan baik tentu bisa menjamin stok sayur dan cabai di Batam ini,” kata Sanan.

Senada disampaikan oleh Imron petani lainnya di daerah Tembesi. Potensi Batam di bagian pertanian khususnya komiditi dan sayur cukup baik. Namun demikian petani belum bisa bekerja maksimal sebab dukungan dari pemerintah masih minim khususnya persoalan lahan. “Lahan masih sistem pinjam semua. Jadi agak susah mau fokus (ke pertanian),” ujarnya.

Dengan adanya bazar dan pameran tersebut para petani berharap agar diberi kemudahan dan dukungan dari pemerintah daerah sehingga usaha mereka berjalan dengan baik demi meningkatkan perekonomian di Batam. (eja)

Advertisement
loading...