ilustrasi

batampos.co.id – Registrasi, registrasi, registrasi…. sudahkah Anda registrasi? Bila belum siap-siaplah …

Iklan

Smartfren kembali mengingatkan pelanggannya untuk segera meregistrasi kartu SIM prabayarnya menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK). Jika tidak, ancaman pemblokiran segera menanti.

“Mulai tanggal 1 Mei 2018, pelanggan yang belum melakukan registrasi ulang atas kartu prabayarnya, tidak bisa lagi menikmati semua layanan selulernya,” kata Smartfren dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (26/4).

Smartfren menjelaskan bahwa hal tersebut sebelunnya telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.12/2016 dan perubahannya No.14/2017. “Registrasi kartu prabayar ini dilakukan demi kenyamanan dan perlindungan para pelanggan Smartfren agar terhindar dari penyalahgunaan data dan hal-hal lainnya yang merugikan pelanggan. Lainnya, juga memberikan kemudahan penyediaan layanan, seperti transaksi online,” terangnya.

Terkait kasus penyalahgunaan data kependudukan yang ramai diberitakan beberapa waktu ini, menurut pihak Smartfren, nomor-nomor yang diregistrasikan secara tidak benar, sejumlah total lebih dari 3 juta nomor, kini sudah diblokir. Keseluruhan angka pemblokiran tersebut juga termasuk dari pelanggan yang belum melakukan registrasi.

Operator telekomunikasi ini menegaskan akan terus menerus mengingatkan untuk melakukan registrasi kartu prabayarnya secara benar dan sah. Fitur Cek NIK juga bisa diakses guna mengetahui apakah terdapat nomor-nomor Smartfren lainnya yang terdaftar dengan NIK milik pengguna yang sama. Apabila ditemui terdapat nomor-nomor lain namun bukan milik pelanggan, maka pelanggan dapat melaporkannya kepada Smartfren untuk dinonaktifkan segera.

Smartfren juga mengingatkan kembali bahwa untuk setiap NIK, pelanggan dapat melakukan registrasi sendiri untuk maksimum 3 nomor Smartfren. Apabila pelanggan membutuhkan lebih dari 3 nomor, maka registrasi dapat dilayani langsung di Galeri Smartfren atau galeri mitra Smartfren dengan membawa KTP dan No KK.

(ryn/JPC)