Suasana sidang gugatan perdata Muhammad Asyura, Rabu (25/4). F.Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Sidang gugatan perdata mantan Ketua DPRD Karimun Muhammad Asyura terhadap 32 tergugat dilanjutkan dengan menghadirkan 32 tergugat, yang diwakilkan oleh penasihat hukum masing-masing, Rabu (25/4).

Iklan

Sidang dipimpin Hakim Ketua Budiman Sitorus bersama dua hakim anggota Agus Soetrisno dan Agung Nugroho di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Karimun.
”Saudara kuasa hukum tergu­gat, apakah ke-32 orang yang terdaftar di berkas ini hadir di persidangan atau diwakilkan melalui pengacara,” tanya hakim Budiman Sitorus kepada para penasihat hukum.

Pertanyaan hakim langsung dijawab oleh penasihat hukum masing-masing terdakwa. Upik dari Biro Hukum Provinsi Kepri mewakili Gubernur Kepri dan Sekda Provinsi Kepri sebagai tergugat 31 dan 32. Dessi Suslawati dari Biro Hukum Pemkab Karimun me­waliki Bupati Karimun dan apa­ratur sipil negara (ASN) Pem­kab Karimun sebagai ter­gugat 25 hingga 30. Sedangkan tergugat 1 sampai 24 yaitu anggota DPRD Karimun termasuk dua wakil ketua DPRD Karimun diwakili penasihat hukum Trio Wiramon dan Edwar Kelvin Rambe.

”Dengan demikian, sidang dinyatakan lengkap. Sebelum kita lanjutkan, saya berikan kesempatan kepada kedua belah pihak supaya dilakukan mediasi terdahulu. Silakan sama mediator hakim Agung Nugroho,” kata hakim Budiman, sambil mengetuk palu bertanda berakhirnya sidang gugatan perdata, kemarin.

Kuasa hukum penggugat, Jefri Yanto Tigor Mangatas Simanjuntak mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan mediasi dengan tergugat pada Kamis (3/5) sesuai dengan gugutan yang diajukan. Materinya sudah jelas, masalah SK pemberhentian kepada kliennya yang menimbulkan kerugian.

”Nanti masing-masing pihak membawa konsep dalam mediasi. Apakah ada solusi terbaik atau tidak, kita lihat nantilah,” katanya. Sidang kemarin berlangsung sekitar 30 menit. Dalam sidang tersebut tampak hadir Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis dan Hazmi. Hadir juga penggungat M Asyura berserta istri. (tri)