batampos.co.id – Kabupaten Samosir letaknya di tengah Danau Toba.

Samosir terus mempromosikan pariwisata dengan berbagai acara atraktif. Di tahun 2018 ini, ini punya banyak acara untuk disuguhkan kepada para wisatawan yang berlibur ke Danau Toba.

Kepala Dinas Pariwista Kabupaten Samosir Ombang Siboro mengatakan, pihaknya terus menggelar berbagai acara agar kunjungan wisatawan meningkat. Apalagi, pemrrintah juga sedang giat-giatnya mengembangkan kawasan Geopark Kaldera Toba yang akan masuk ke situs UNESCO.

“Kita dengan semangat mengerjakannya, agar Samosir ini selalu ada di hati para wisatawan. Jadi mereka akan kembali lagi,” kata Ombang, Minggu (29/4).
Festival Gondang Naposo di Samosir yang digelar pada 27 dan 28 April 2018.

Di tahun 2018, mereka pun telah menyiapkan sembilan acara menarik yang bisa diikuti wisatawan jika memilih datang ke Samosir. Acara tersebut didominasi oleh sport tourism dan acara kebudayaan. Sebelumnya, mereka juga sudah menggelar dua even yang digelar dengan sukses.

“Kemarin kita baru selesai acara Manguras Tao (menguras danau). Kita memecahkan rekor dengan seribu orang yang menari dalam air,” katanya.

Dua hari yang lalu, Pemkab Samosir juga baru menyelesaikan even Festival Gondang Naposo. Festival tari-tarian tor-tor mencari jodoh dalam adat Batak itu sukses dengan diikuti 16 kontingen.

Festival Gondang Naposo di Samosir yang digelar pada 27 dan 28 April 2018. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Ombang melanjutkan, di Bulan Juni pihaknya juga dipadatkan dengan even kompetisi perahu naga (dragon boat). Selanjutnya ada juga kompetisi voli pantai. Bulan Juni akan ditutup dengan Sigale-gale festival.

Sigale – gale Festival akan dilakukan di jalan raya. Para penari dengan pakaian adat batak akan membawakan tarian-tarian yang menceritakan asal muasal Sigale-gale.

Di Bulan Juli, akan dilakukan Horja Bius dan Mangalahat Horbo. Itu adalah upacara sakral bagi etnis Batak. Dalam upacara itu, akan dilakukan penyembelihan kerbau. Horja Bius akan dilaksanakan selama dua hari.

Selanjutnya, pada Agustus kegiatan akan dilanjutkan dengan Samosir Music International. Diyakini, kegiatan ini akan semakin menambah meriah liburan di Samosir. Sejumlah artis lokal dan luar negeri akan ikut tampil dengan membawakan lagu Batak.

Terakhir, pada September giliran sport tourism yang akan jadi daya tarik di Samosir. Grand Fondo New York (GFNY) akan menggelar Asian Championship 2018. Diperkirakan, akan ada seribu pebalap sepeda dari hampir seluruh dunia yang akan ikut dalam kompetisi itu. GFNY rencananya akan digelar pada 2 September 2018.

Acara terakhir yakni, Samosir Ultra Marathon. Ribuan orang akan memadati Samosir untuk lomba lari dan memperebutkan juara. Di tahun sebelumnya, Samosir Ultra Marathon diikuti oleh 1.200 peserta dari 14 negara. Termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga ambil bagian dalam marathon.

“Ultra Marathon ini ternyata sudah sejajar dengan marathon di luar negeri. Dan kita sudah diregistrasi. Keunikannya di beberapa titik ada culture point. Jadi setiap lima kilometer, ada orang menari, ada akustik dan menortor .

Bagi yang ingin berlibur ke Samosir tidak perlu takut untuk tidak dapat penginapan. Karena ada 103 Hotel dengan 2.018 kamar tersebar di beberapa titik Samosir.

Untuk diketahui, sejak pengembangan Samosir, jumlah wisatawan juga bertambah. Dari sisi pendapatan, angka PAD yang sebelumnya hanya Rp 35 miliar naik menjadi Rp 75 M.

(pra/JPC)

Advertisement
loading...