Kamis, 12 Februari 2026

Kepala BP Batam Sebut Batam akan Kebanjiran Warga Asing

Berita Terkait

Sejumlah turis berjalan ditrotoar saat menikmati suasana jalan Fisabilillah Batamcenter, Minggu (8/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan Batam harus bersiap.

“Siap-siap Batam kelimpahan wisatawan mancanegara. BP memprediksi 50 juta penduduk India akan menjadi wisatawan yang masuk ke Batam di 2020 mendatang,” ujar Lukita di Batamcenter, Sabtu (28/4) kemarin.

Pada 2018 ini, Lukita mengatakan wisatawan yang paling banyak masuk ke Batam adalah wisman dari Tiongkok. Untuk tahun ini, wisman dari Tiongkok akan berjumlah 86 juta orang. Diprediksikan 2030 mendatang akan menjadi 216 juta orang.

“Selain itu, wisman juga akan datang dari negara-negara Arab. Jumlahnya mencapai 67 wisatawan dengan spending mencapai 50 juta Dolar Amerika,” jelasnya.

Makanya untuk memanfaatkan momen terrsebut, BP mengarahkan pengembangan industri pariwisata dalam tiga lingkup besar. Adapun tiga lingkup tersebut, antara lain menciptakan lokasi wisata baru dan sarana penunjang pariwisata seperti event, lalu menghidupkan kembali seni budaya daerah, dan terakhir membina UKM agar bisa berpartisipasi dalam pariwisata.

Pengembangan tersebut juga akan mencakup dua hal yakni pengembangan jangka pendek dan pengembangan jangka panjang. Pengembangan jangka pendek meliputi event dan atraksi pariwisata.

Keuntungannya adalah dapat dilaksanakan secara langsung, dana yang dibutuhkan tidak besar, waktu dan jenis kegiatan dapat disesuaikan dengan minat wisatawan, jumlah kunjungan wisatawan dapat diukur dan dapat mendorong pemusatan wisatawan pada satu waktu dan satu tempat.

Sedangkan untuk pengembangan jangka panjang meliputi pengembangan akses dan sarana penunjang. Pembenahan dimulai dengan pembenahan akses infrastruktur darat, laut dan udara.

Kemudian pembenahan lokasi destinasi, mencari destinasi baru dan membangun sarana dan prasarana seperti hotel, resort, kafe, ATM, toilet, pusat informasi turis.”Dan memperbaiki sistem keamanan,” katanya.

Lalu bagaimana dengan Pemko Batam. Kepala Dinas Pariwisata Pemko Batam Febrialin mengatakan Batam ini sebenarnya sudah memiliki sarana dan prasarana yang bagus.

“Aksesnya sudah mudah. Dan ada 13 direct flight dari Batam ke daerah lain di Indonesia. Ada lima pelabuhan ferry, akses ke lokasi destinasi jadi lebih gampang,” jelasnya.

Hal yang perlu dikembangkan kata Febrialin adalah membangun akses menuju lokasi-lokasi destinasi baru seperti Pulau Abang di Rempang dan Tebing Langit di Sekupang.”Ini yang sedang kami pikirkan,” katanya. (leo)

Update