Selasa, 7 April 2026

UNBK Perdana Berlangsung Sukses

Berita Terkait

SISWA SMK Negeri 1 Anambas yang mengikuti UNBK di sekolah mereka, beberapa waktu lalu. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah bisa dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebagai proyek percontohan, UNBK pertama kali dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Anambas di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah pada 2 hingga 5 April lalu.

Bukan hanya UNBK tingkat SMK tapi ujian kejar paket B dan paket C, juga melaksanakan UNBK. Untuk UNBK kejar paket C sudah terlaksana dengan baik pada 27 hingga 30 April yang lalu. Sementara UNBK kejar paket B baru dilaksanakan pada 4 hingga 6 Mei mendatang. ”Alhamdulillah, untuk UNBK SMK dan UNBK paket C semua berjalan lancar,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan e Goverment Dinas Kominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas M. Ari Sofyan, kepada wartawan, Selasa (1/5).

Hal ini sekaligus menepis anggapan jika di Anambas tidak bisa melaksanakan UNBK. Keberhasilan ini tidak luput dari kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, provider, dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) .

Kasi Aplikasi Bidang e goverment Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Erfin Wibowo menjelaskan, sebelum dilaksanakan UNBK di Anambas, pihaknya sudah koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk berkoordinasi dengan provinsi untuk mengecek kelayakan perangkat yang ada dan kapasitas Internet yang tersedia di sekolah tersebut.

“Kita sudah lakukan itu ternyata dari hasil survei memang layak untuk dilaksanakan UNBK,” ungkapnya.

Bahkan setelah disurvei sebenarnya bukan hanya SMK N 1 Anambas yang sudah siap untuk melaksanakan UNBK, tapi juga SMAN 1 Siantan. Apalagi internet di sekolah tersebut sudah ada termasuk perangkat pendukung lainnya.

“Dari hasil survei pihak provinsi, ternyata ada lebih satu sekolah yang seharusnya siap terapkan UNBK. Seperti SMA N 1 Siantan,” ungkapnya.

Untuk tahap pertama ini, menghindari gagal internet sudah disiapkan server. Jika terjadi gagal internet data masih tersimpan, kemudian data tersebut akan terkirim saat internet normal kembali.

Diakuinya jika UNBK jauh lebih baik dibandingkan dengan ujian nasional menggunakan kertas. Karena dari sisi anggaran jauh lebih efisien. Karena tidak ada pengawalan soal dari Kementerian hingga ke daerah dan juga tidak ada pengawalan jawaban hingga ke kementerian.

“Memang awalnya mahal tapi itu hanya awalnya saja karena harus mempersiapkan perangkat. Tapi setelah itu jauh lebih efisien ,” jelasnya.(sya)

Update