Selasa, 7 April 2026

USBN SD dan MI Diikuti 159 Sekolah

Berita Terkait

Bakri Hasyim. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Mulai Kamis (3/5) sampai Sabtu (5/5) nanti, sebanyak 159 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta serta madrasah ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Karimun siap melaksanakan ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Pelaksanaan USBN merupakan salah satu syarat untuk pelajar kelas 6 SD/MI untuk bisa melanjutkan pendidikan ke SLTP. ”Tahun ini jumlah peserta USBN sedikit lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, dari 159 SD dan MI terdapat 4.603 anak didik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, Selasa (1/5).

Tahun sebelumnya USBN diikuti sekitar 4.500 orang. ”Kita berharap anak-anak kelas 6 SD/MI yang akan mengikuti ujian akhir sudah siap. Termasuk juga kita harapkan dukungan dari orangtua untuk selalu mengingatkan anaknya agar tetap meningkatkan pengulangan pelajaran selama di rumah,” katanya.

Materi soal USBN, katanya, 25 persen soal-soalnya berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sedangkan, 75 persen dibuat oleh tim pembuat soal yang ada di Kabupaten Karimun. Meski persentase soal-soal yang akan diujikan tersebut lebih banyak dibuat oleh tim kabupaten, tetap saja murid-murid harus belajar. Karena yang diujikan tersebut materinya dari kelas satu hingga kelas enam.

”Tim pembuat soal USBN yang dari kabupaten tidak bekerja sendiria. Artinya, kita juga dibantu oleh tim revisi. Soal-soal yang diusulkan oleh tim pembuat soal tidak bisa langsung bisa menjadi soal USBN. Melainkan harus melalui tim verifikasi terlebih dulu, mana yang memang benar-benar termasuk dalam muatan lokal dan sesuai dengan kurikulum yang diajarkan,” paparnya.

Menyinggung tentang adanya soal esai dalam USBN SD/MI, Bakri menyebutkan, bahwa memang baru tahun ini ada soal bentuk esai dalam USBN. Hal ini sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. ”Ada soal esai yang jumlahnya ada 10 soal. Untuk itu, pen­ting bagi peserta USBN un­tuk meningkatkan belajar se­lama di rumah,” jelasnya.(san)

Update