Sabtu, 18 April 2026

Batam Ajukan Permohonan Dana Rp 1,3 Triliun

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 telah dimulai. Hari ini, Kamis (3/5) giliran pembahasan untuk Provinsi Kepri, termasuk Batam.

“Jadi besok (hari ini) giliran kita Kepri,” kata Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Wan Darusalam, Rabu (2/5) siang.

Ia mengatakan, Batam mengajukan rencana kerja yang cukup banyak dan sudah masuk dalam sistem . Dengan nominal Dana Alokasi Khusus (DAK) hampir mencapai Rp 500 miliar sementara pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional dengan nilai ajuan Rp 700 miliar.

“Ini usulan ya untuk dibahas besok. Berapa realisasinya, nanti (hasil pembahasan),” ucap dia.

Ajuan ini, menurut dia, sudah tentu merupakan hasil dari Musrenbang tingkat Provinsi Kepri dan sudah masuk dalam sistem elektronik musrenbang nasional.

Ia mencontohkan, kegiatan-kegiatan yang diajukan seperti pembangunan Jembatan Layang (flyover) Simpang Kabil, pembangunan jalur dua Jalan Diponegoro Simpang Seiharapan Sekupang-Simpang Basecamp Batuaji, pembangunan lanjutan Kebun Raya Batam, penanganan banjir di wilayah Kabil, dan peningkatan jalan-jalan nasional.

“Secara umum banyak, saya lupa berapa pastinya. Yang Flyover itu, untung kami tunjukan bukti terbit koran kalian, yang kata menteri tahun 2019 dibangun,” imbuh dia.

Sementara itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi enggan mengkhususkan proyek yang diajukan ada yang prioritas. Menurutnya, setipa ajuan sudah pasti dibutuhkan oleh Batam.

“Semua OPD pada ajukan, dan semua prioritas,” ucap Rudi yang juga ikut dalam pembukaan Musrenbang Nasional di Jakarta, Senin (30/4) lalu. (*)

Update