batampos.co.id – Hasil Ujian Nasional (UN) Pelajar SMA, SMK, dan MA di Provinsi Kepri diumumkan hari ini, Kamis (3/5). Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, pada tahun ajaran 2018 ini ada sebanyak 23.201 pelajar SMA/SMK dan MA yang mengikuti UN pada bulan April lalu.
“Untuk SMA dan MA ada 14.207 pelajar. Sedangkan untuk SMK sebanyak 8.994 orang,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Disdik Kepri, Atma Dinata, Kamis (2/5) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.
Menurut Atma, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA/sederajat akan dilaksanakan besok (hari ini,red) pada pukul 16.00 sore secara serentak. Ditanya mengenai presentasi tingkat kelulusan ataupun peringkat Kepri secara nasional? Atma mengaku belum bisa membeberkan hal itu.
“Kita akan sampaikan detailnya pada hari pengumuman. Harapan kita tentunya hasil UN pelajar Kepri semuanya baik,” papar Atma.
Selain itu, Atma mengimbau, agar para pelajar tidak melakukan aksi konvoi dan melakukan aksi coret pakaian pada pengumuman kelulusan nanti. Hal itu, menurutnya, bertentangan dengan sikap para siswa sebelum melaksanakan ujian. Dimana, kala itu para siswa melakukan gelar salat berjamaah, istighosah, dan lain sebagainya.
“Hasil UN memang tidak menentukan langsung kelulusan. Karena akan dipengaruhi oleh nilai ujian disekolah,” paparnya lagi
Ditambahkannya, untuk mencegah dilakukannya aksi itu, pihaknya juga telah mengeluarkan edaran ke sekolah-sekolah. Agar pada pengumuman nantinya, para siswa diwajibkan mengenakan pakaian daerah (baju kurung, red) serta mengundang orang tua. Ia berharap, sekolah bisa bekerjasama dengan Pemprov Kepri.
“Harus sama-sama mengawasi dan menjaga. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak dinginkan setelah selesainya pengumuman hasil UN,” tutup Atma Dinata.(jpg)
