batampos.co.id – Hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat akan diumumkan serentak, Kamis (3/5) sore ini. Untuk mengantisipasi aksi arak-arakan atau konvoi kendaraan di jalan raya sebagai perayaan kelulusan, jajaran Sat Sabhara Polresta Barelang sudah siap melakukan pengamanan.
Kasat Sabhara Polresta Barelang Kompol Ramses Marpaung secara tegas melarang adanya konvoi kendaraan di wilayah Batam. Sat Sabhara Polresta Barelang berjanji akan menindak tegas pelanggar lalu lintas saat perayaan kelulusan siswa SMA.
“Kegiatan konvoi perayaan kelulusan ini tentunya akan mengganggu pengendara lainnya maupun diri sendiri. Untuk itu kita akan membubarkan aksi konvoi di jalan,” kata Ramses, Rabu (2/5) siang.
Ramses mengatakan, pihaknya melaksanakan patroli dari pagi hingga pengumuman kelulusan pada sore harinya, kemudian dilanjutkan hingga malam hari. Untuk malam ada regu Raimas (pengurai masa) dan Batara (Batam Raya) Biru yang melaksanakan patroli siang maupun malam.
Dijelaskan Ramses, untuk regu Raimas terdiri dari 12 orang personil dengan menggunakan sepeda motor yang terdiri dari 12 orang personel dari jajaran Saruan Sabhara Polresta Barelang. Untuk regu Raimas, mereka akan melakukan patroli ke seluruh wilayah Batam.
“Untuk yang Batara Biru, ada tiga unit kendaraan roda empat yang melaksanakan patroli. Dari tiga kendaraan itu dibagi ke dalam beberapa wilayah,” tuturnya.

Dalam patroli Batara Biru dalam regu pertama akan melaksanakan patroli di wilayah Batamkota dan Nongsa. Kemudian untuk regu Batara Biru kedua melaksanakan patroli di wilayah Lubukbaja, Batuampar serta Bengkong. Serta untuk regu ketiga akan malaksanakan patroli di wilayah Sekupang, Marina serta Mata Kucing.
“Kalau kami temukan, pasti kami amankan dan bawa ke kantor (Sat Sabhara Polresta Barelang). Sementara kalau dia melanggar lalu lintas, akan kita koordinasikan dengan Sat Lantas Polresta Barelang,” tegasnya.
Ramses menambahkan, selain melakukan patroli pihaknya juga melakukan koordinasi dengan seluruh pihak sekolah untuk memberikan imbauan kepada muridnya agar tidak melakukan konvoi di jalan raya.
“Dari pada baju sekolah dicoret-coret, lebih baik diberikan ke orang yang lebih membutuhkan atau tidak mampu. Itu nantinya akan menambah amal pahala,” seru Ramses.
Hal senada juga disampaikan Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati. Ia mengimbau kepada seluruh siswa-siswi yang ingin merayakan kelulusan, lebih baik dilakukan di sekolah dan tidak melakukan aktivitas konvoi di jalan raya yang dapat membahayakan pengendara lain.
“Kita akan lakukan imbauan secara tertulis ke sekolah. Kalau melanggar, pasti akan kita tilang dan tidak ada alasan. Karena saat ini kita masih melaksanakan Operasi Patuh Seligi 2018,” katanya.
Ia menambahkan, pengamanan siswa-siswi yang merayakan kelulusan merupakan wewenang dari Polsek untuk melakukan pemantauan. Jika nantinya dibutuhkan bantuan pengamanan, jajaran Sat Lantas Polresta Barelang siap memberikan bantuan.
“Yang pasti nanti akan kita koordinasikan dengan Polsek dulu. Kalau memang butuh bantuan akan kita bantu untuk mengamankan pelajar yang melakukan konvoi di jalan raya,” imbuhnya. (gie)
