Fiven Sumanti. F. Slamet/batampos.co.id

batampos.co.id – DPRD Kabupaten Bintan menyoroti berbagai persoalan pendidikan yang belum bisa diatasi Pemerintah Kabupaten Bintan. Mulai dari persoalan kekurangan guru hingga ruang kelas belajar (RKB).

Iklan

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bintan, Fiven Sumanti menuturkan, hingga saat ini Kabupaten Bintan masih kekurangan sekitar 1.000 orang guru serta 74 RKB.

”Kondisi ini jangan terus dibiarkan, pemerintah harus segera mengambil kebijakan. Karena jika tidak, akan menjadi masalah dalam pengembangan SDM (sumber daya manusia) yang ada di Kabupaten Bintan,” ujar Fiven, kemarin.

Menurutnya, sejak provinsi mengambil alih kewenangan SMA dan SMK, idealnya pemerintah bisa lebih meningkatkan kualitas pendidikan SD dan SMP. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan, lanjutnya, bisa memetakan persoalan pendidikan di Bintan.

Bupati Bintan Apri Sujadi menjelaskan perekrutan guru PNS merupakan ranah di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan-RB). Sehingga, pihaknya tidak bisa merekrut tenaga guru PNS untuk menutupi kekurangan pengajar di Bintan.

Karena itu, pihaknya menambal kekurangan dengan guru honorer. Meski demikian ia akan mengusulkan ke pusat soal kekurangan tenaga guru ini. “Sudah diusulkan namun kami akan usulkan lagi ke pusat,” pungkasnya.(met)