batampos.co.id – Managemen Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim meminta maaf atas fasilitas yang dirasa masyarakat kurang mumpuni, yakni musala di luar terminal bandara.
Direktur BUBU Hang Nadim Suwarso mengatakan pihaknya telah berusaha mengupayakan agar tempat sholat itu menjadi lebih baik. Namun karena sempitnya ruang tersedia, membuat pihak Hang Nadim kesulitan mengakalinya.
Namun ke depan, kata Suwarso pihaknya akan membangun musala baru. “Kami akan bangun di area parkir bandara. Pengajuannya sudah kami layangkan, mudah-mudahan tahun ini terealisasi. Insya Allah,” katanya, Kamis (3/5).
Dari pantauan Batam Pos, musala di luar terminal bandara itu hanya bisa memuat sebanyak 12 orang. Namun musala itu terbagi dua, untuk perempuan dan laki-laki.
Musala untuk perempuan di dekat toilet perempuan. Sedangkan untuk laki-laki, terletak dekat toilet laki-laki juga.
Suwarso mengatakan bagi calon penumpang, pengantar, atau yang sedang menunggu penumpang bandara, dapat sholat di mesjid sekitaran bandara, seperti di Perumahan Cendrawasih dan Rajawali.
Sedangkan untuk penumpang yang telah berada di dalam terminal bandara, bisa sholat di musala yang terletak di depan ruang tunggu Gate 9 dan Gate 4. Untuk dua musala ini, kata Suwarso memiliki kapasitas yang jauh lebih luas di bandingkan musala di luar terminal.
“Gate 4 itu bisa menampung 40 jamaah, sedangkan Gate 9, 50 jamaah. Namun walaupun begitu, kami atas nama managemen meminta maaf atas kurang nyamannya fasilitas di bandara. Kami berupaya memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik,” ungkapnya. (ska)
