Bupati Bintan Apri Sujadi menerima hasil keputusan LKPj dari Ketua DPRD Kabupaten Bintan Nesar Ahmad di Kantor DPRD Kabupaten Bintan, Rabu (2/5). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – DPRD Kabupaten Bintan meminta Pemerintah Kabupaten Bintan menambah kuota peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) subsidi. Program yang digulirkan pemerintah itu belum diketahui masyarakat banyak.

Iklan

”Iya, sebaiknya ditambah. Masyarakat kurang mampu memang semestinya disubsidi pemerintah,” ujar anggota Pansus LKPj Bupati Bintan tahun anggaran 2017, Fiven Sumanti, dalam sidang paripurna penyampaian hasil keputusan DPRD Bintan tentang LKPJ di ruang sidang DPRD Bintan, Rabu (2/5).

Menurut politisi Partai Golkar ini, penambahan kuota BPJS Kesehatan bersubsidi ini dilakukan supaya pelayanan kesehatan masyarakat di Bintan bisa maksimal.
Usai rapat paripurna, Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, hingga saat ini sudah 85 ribu warga Kabupaten Bintan yang terdaftar BPJS Kesehatan secara mandiri.

Namun sebagian besar peserta menunggak pembayaran, sehingga layanan kesehatan terganggu. Justru, katanya, program berobat gratis yang disediakan Pemkab Bintan dengan menunjukkan KTP elektronik sudah dirasakan 51 ribu masyarakat Bintan.

Padahal sejak masa kepemimpinan Apri-Dalmasri sudah ada 15 ribu lebih warga Bintan yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Ditambah lagi 85 ribu peserta BPJS secara mandiri. Sehingga ada sekitar 50 ribuan lagi yang belum menjadi peserta BPJS.

Ia mengatakan, persoalan itu menjadi PR-nya. Akan tetapi, berdasarkan catatan yang diambil Pemkab Bintan sudah 51 ribu lebih warga yang menikmati program berobat gratis pakai KTP. ”Program berobat gratis dengan menunjukkan KTP Bintan justru lebih mudah ketimbang menggunakan kartu BPJS,” ujarnya.(met)