Selasa, 7 April 2026

Luncurkan Aplikasi Kacapuri

Berita Terkait

batampos.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengajak seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri agar semakin tanggap dan peka terhadap perubahan zaman. Mereka ha­rus beradaptasi dengan melakukan inovasi berbasis teknologi dibidang pemerintahan.

“Melalui inovasi berbasis tek­nologi inilah pemerintah mam­pu menghasilkan kinerja pelayanan prima yang diinginkan masyarakat,” kata Arif pada aca­ra Gebyar Perpustakaan dan Ke­arsipan 2018 serta peluncuran aplikasi Kepri Digital Library atau disingkat Kacapuri di ha­laman Kantor Badan Arsip Dan Perpustakaan Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Sabtu (5/5).

Arif berharap aplikasi digital library mampu memenuhi ke­butuhan buku-buku digital ba­­gi masyarakat dan menjadi solusi kendala akses pemustaka dalam memanfaatkan ko­leksi buku milik perpustakaan Provinsi Kepri.

Begitu juga aplikasi pelaya­nan arsip diharapkan dapat melayani masyarakat dalam mengkses arsip-arsip publik untuk kepentingan penelitian, informasi, pendidikan, dan sejarah.

Kemudian aplikasi pelayanan perizinan/non perizinan secara online diharapkan mam­pu memberikan pelayanan pri­ma bagi seluruh masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah melalui investasi baik dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Aplikasi-aplikasi yang diluncurkan hari ini merupakan solusi sekaligus respon pe­merintah Provinsi Kepri dalam kewajibannya melayani masyarakat secara efektif dan efisien melalui teknologi terkini,” kata Arif

Sementara itu, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Pro­vinsi Kepri Amir Husin menyampaikan bahwa aplikasi ini hasil kerja sama antara BPAD Provinsi Kepri de­ngan PT Woluu Aksara Maya yang merupakan pelopor pertama di dunia yang membuat aplikasi khusus perpustakan dan kearsipan berbasis digital.

“Aplikasi ini adalah hibah dari PT Woluu Aksara Maya kepada Pemerintah Provinsi me­la­lui BPAD Provinsi Kepri. Apli­kasi ini diberikan secara gratis untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan minat baca masyarakat,” urainya.

Amir berharap dengan hadirnya aplikasi ini akan memudahkan dan meningkatkan gai­rah membaca generasi muda yang sekarang akrab dengan dunia digital karena membaca buku tidak harus ke perpustakaan lagi tapi bisa melalui gadget masing-masing.

“Aplikasi ini bisa diunduh di playstore dengan mengetik kata kunci kacapuri,” jelasnya.
CEO PT Woluu Aksara, Ma­ya menjelaskan aplikasi ini dipersembahkan kepada Provinsi Kepri dengan tidak memungut satu rupiahpun alias gratis. Kepri merupakan Provinsi pertama di wilayah barat yang meluncurkan aplikasi ini.

Aplikasi ini bisa diakses di 132 negara di dunia. Yang men­jadi istimewa dari aplikasi ini adalah salah satu foundernya adalah putra as­li dari Kepulauan Riau yang lahir di Kijang, Saudara Gani, yang telah tujuh tahun mengembangkan aplikasi ini. “Jadi bisa dikatakan aplikasi ini produk asli putra terbaik Kepri,” ujarnya.

Ia berharap kacapuri bisa menjadi satu media yang menarik buat masyarakat Kepri mempublikasikan budaya-budaya lokal yang luar biasa untuk dunia. “Dari kepri untuk dunia,” tutupnya. (bni)

Update