batampos.co.id – Jajaran Polsek Sagulung kesulitan mengungkap siapa pelaku pembuang bayi perempuan yang ditemukan tewas membusuk diantara tumpukan sampah di pinggir sungai Kaveling Kamboja, Seipelenggut, Sagulung, Jumat (4/5) sore lalu.
Kapolsek Sagulung AKP Yudha Surya Wardana menuturkan, pihaknya sudah berkerja maksimal dengan memeriksa sejumlah saksi hingga menganalisa hasil olah TKP namun belum ada hasil yang mengarah ke pelaku pembuang jenazah bayi itu sebab minim petunjuk.
“Petunjuk dari saksi (Lisna dan Linse) yang pertama menemukan bayi hanya sebatas penemuan mayat itu saja. Begitu juga RT/RW setempat juga tak tahu banyak,” ujar Yudha, Minggu (6/5).
Pelaku pembuang bayi perempuan itu kata Yudha, bisa dari mana saja. Itu karena lokasi penemuan bayi tersebut persis dipinggir sungai yang bisa saja terbawa arus air dari berbagai pemukiman warga di Sagulung dan Batuaji.
“Melebar memang kalau dianalisa dari hasil oleh TKP. Segala kemungkinan ada. Bisa saja orang datang dari daerah lain buang di sini ataupun buang di daerah lain namum terbawa arus dan terdampar di lokasi penemuan itu,” tutur Yudha.
Untuk kembali memastikan dari mana asal bayi naas itu, Polsek Sagulung kata Yudha akan melebar penyelidikan dengan meminta bantuan perangkat RT/RW di seluruh wilayah Kecamatan Sagulung termasuk Batuaji untuk sama-sama memantau warganya.
“Mana tahu RT/RW ada data-data siapa saja yang hamil dan melahirkan dalam sepekan terakhir ini. Kalau ada datanya tentu akan membantu kami untuk mendalaminya,” ujar Yudha.
Sementara untuk penyelidikan medis polsek Sagulung belum bisa berbuat banyak sebab belum ada hasil visum dan otopsi dari petugas medis di RS Bhayangkara Polda Kepri. “Masih kami tunggu ini. Termasuk umur dan penyebab kematian sang bayi belum kami dapat,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, Lisna dan Linse dua wanita warga Kaveling Kamboja yang mencari bekas botol minuman di sungai belakang pemukiman mereka terperanjak kaget saat melihat sesosok mayat perempuan dalam kondisi kembung dan mengeluarkan bau busuk diantara tumpukan sampah tempat mereka mencari botol minuman bekas,Jumat (4/5) sore.
Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Sagulung untuk ditindak lanjuti. Hasil olah TKP Polisi mayat itu merupakan mayat bayi perempuan. Umur sang bayi belum bisa diprediksi sebab kondisi mayatnya sudah mengembang dan membusuk. (eja)
