
POLISI mengiterogasi lima remaja yang diduga membobol gudang milik SMK Al-Al-Mugni Batam, Selasa (8/5).
foto: dalil harahap
batampos.co.id – Lima remaja yang masih berstatus pelajar dibekuk jajaran Polsek Sagulung, Selasa (8/5) pagi. Mereka nekat membobol gudang SMK Al-Mugni di, Sagulung, Batam, dan mencuri sejumlah barang milik sekolah tersebut.
Kelima remaja tersebut masing masing Cn, 18, Fn,18, Tb, 14, Js, 16, dan Kh, 19. Adapun barang yang mereka curi antara lain dua unit mesin printer, satu unit laptop, satu unit mesin kompresor, dua unit speaker aktif wireless, dan satu tabung gas LPG ukuran 3 kilogram.
Kepala SMK Al-Mugni, Asril, menuturkan aksi pembobolan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (8/5). Namun pihak sekolah baru mengetahui aksi itu sekitar pukul 06.30 WIB saat salah satu staf SMK Al-Mugni hendak membuka seluruh ruangan sekolah.
“Saat ke gudang peralatan, ternyata pintu teralis depan sudah rusak. Pintu belakang sudah posisi terbuka seperti dibuka dari dalam,” kata Asril usai membuat laporan di Mapolsek Sagulung, Batam, Selasa (8/5).
Setelah melihat isi gudang, ternyata sebagian sejumlah barang inventaris sekolah sudah tak ada lagi.
“Saya ditelepon staf saya tadi, makanya langsung buat laporan ke sini (Polsek Sagulung),” ujar Asril.
Setelah menerima laporan itu, jajaran Polsek Sagulung yang dipimpin oleh kanit Reskrim Ipda Walter Nainggolan langsung bergerak cepat. Satu jam melakukan penyelidikan para pelaku berhasi dibekuk di tempat yang berbeda-beda.
“Kebetulan rumah mereka (lima pelaku) dekat lokasi sekolah jadi langsung kami bekuk,” ujar Walter.
Dari tangan kelima pelaku, polisi berhasil mengamankan kembali barang yang mereka curi tersebut.
Sementara Kapolsek Sagulung AKP Yudha Surya Wardana menuturkan untuk proses hukum terhadap lima pelaku yang masih berstatus pelajar itu akan dilakukan sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang berlaku. (eja)
