Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Saat ini keberadaan dokter spesialis di puskesmas yang ada di Batam masih kurang. Hal tersebut mendapat tanggapan dari anggota Komisi IV DPRD Batam, Riki Indrakari, Rabu (9/5) siang.

Iklan

“Kalau bicara tentang dokter spesialis, puskesmas itu harus terakreditasi terlebih dahulu. Ini kan proses. Dari dulu kami minta untuk Dinkes Batam mengakreditasi seluruh puskesmas di Batam, tapi kan sejak periode lalu, kami selalu minta,” ujar Riki.

Hanya saja, lanjutnya, dari Kementerian Kesehatan sendiri belum ada standar akreditasinya. Baru keluar di Kemenkes tahun 2015. Makanya di 2016 DPRD Batam membunyikan juga di Perda Sistem Kesehatan Daerah.

Ia berharap nanti puskesmas di Batam bisa terakreditasi semua dan menjadi rumah sakit tipe D.

“Kalau Puskesmas itu terakreditasi A atau B misalnya, dan berada di lokasi pesisir, maka kami akan prioritaskan menjadi rumah sakit tipe D. Jadi jangan parsial kalau menyusun rencana strategis.(renstra) kesehatan itu, saya perlu mengkritisi itu kenapa, kan kita saeharusnya berdasarkan kebutuhan. Kalau daerah yang sudah banyak klinik swasta misalnya, apa perlu kita menempatkan dokter spesialis di puskesmas. Artinya yang perlu dokter spesialis itu di lingkungan yang masyarakatnya jauh dari akses rumah sakit, seperti Puskesmas di daerah pulau-pulau pesisir,” terang Riki. (gas)