Iklan
Xiaomi Redmi Note 5, smartphone pertama yang mengusung Chipset Snapdragon 636. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

batampos.co.id – Xiaomi sempat menjadi yang pertama di antara vendor lainnya dengan Snapdragon 636 yang dibawa Redmi Note 5.

Iklan

Lalu disusul Asus dan Meizu Zenfone Max Pro M1 dan Meizu E3, yang juga mengadopsi Snapdragon 636. Kini Xiaomi merencanakan menggunakan Chipset Snapdragon seri teranyar.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari Gizmochina, Kamis (10/5), Xiaomi tengah menyiapkan smartphone terbarunya yang diberikan kode ‘Valentino’. Xiaomi Valentino kabarnya akan membawa perangkat chipset terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 638. Chipset Snapdragon 638 sendiri bahkan belum diumumkan Qualcomm. Bisa jadi Xiaomi ingin kembali menjadi yang pertama untuk urusan chipset.

Prosesor Snapdragon 638 besutan Qualcomm diduga kuat sebagai penerus atau versi peningkatan dari Snapdragon 636. Chipset Snapdragon 636 sendiri sempat diklaim memiliki performa dan kinerja khas chipset lainnya dari Qualcomm dari seri 800 yang merupakan lini chipset papan atas. Kendati seri 600 merupakan produk papan tengah, Qualcomm sempat mengatakan bahwa seri 636 mengadopsi banyak fitur dan kecanggihan dari seri 800.

Menyoal Xiaomi Valentino pertama kali diungkap oleh sebuah situs pengujian Geekbench. Dari Geekbench terkuak beberapa aspek Xiaomi yang mengenakan sandi Valentino ini. Xiaomi Valentino terungkap memiliki skor 1485 poin untuk pengujian single core dan 5440 poin untuk pengujian multi core.

Dari bocoran tersebut juga terkuak hal lainnya. Xiaomi Valentino disebut akan hadir dengan RAM 6 GB dan berjalan pada sistem operasi Android 8.1 Oreo. Meskipun belum ada yang diketahui tentang chipset Snapdragon 638 ini, tampaknya skor pada mode single-core dari chipset lebih tinggi daripada Snapdragon 650 dan sedikit lebih rendah daripada Snapdragon 820.

Jika benar skor tersebut diperoleh dari Snapdragon 638, maka Qualcomm lagi-lagi benar soal adopsi fitur flagship pada chipset seri menengah. Chipset ini diharapkan dilengkapi dengan Adreno 509 atau GPU yang lebih tinggi.

Apabila rumor soal chipset ini benar akan hadir pada perangkat Xiaomi dengan kode Valentino, hal ini tentu menjadi tantangan bagi vendor smartphone lainnya. Sebab, lagi-lagi Xiaomi akan ‘membobol’ kompetitornya dengan perangkat prosesor yang bahkan belum resmi diumumkan si empunya Qualcomm. Tertarik? Kita nantikan saja.

(ce1/ryn/JPC)