
batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku senang dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang terus meningkat. Tahun 2018, IPM Kepri merupakan yang tertinggi di Sumatera dan berada di posisi empat se-Indonesia.
“Peningkatan kualitas kesehatan juga ikut mendorong peningkatan indeks pembangunan manusia,” kata Nurdin saat melantik dan mengukuhkan Alumni Perawat Griya Husada UNIBA di Guest House Uniba Batam, akhir pekan lalu.
Menurut Nurdin, Pemprov Kepri akan terus mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang semakin baik. Karena itu, dia berterima kasih dengan banyak pihak yang berperan aktif sesuai bidang masing-masing meningkatkan kualitas SDM Kepri.Pada April lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis IPM Indonesia tumbuh 0,90 persen tahun 2017 dibanding tahun sebelumnya. IPM Indonesia sebesar 70, 81.
Sementara, menurut ukuran provinsi, beberapa di antaranya mengalami peningkatan yang signifikan. Kepri, seperti tahun-tahun sebelumnya selalu berada di atas IPM Indonesia. Tahun 2017, IPM Kepri sebesar 74, 45. Kepri berada di posisi keempat setelah DKI Jakarta 80, 06, Jogja 78,89 dan Kaltim 75,12. Kepri tepat berada di atas Bali yang IPM-nya sebesar 74,30.
Dalam catatan BPS, peningkatan IPM menandakan harapan untuk hidup, baik dari dimensi kesejahteraan, harapan hidup, sekolah, maupun hidup layak semakin panjang.
IPM disusun dengan menggunakan tiga dimensi, yakni dimensi kesehatan yang diukur dengan indikator umur harapan hidup, dimensi pengetahuan dan pendidikan yang diukur dengan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta dimensi hidup layak yang didekati dengan pengeluaran per kapita yang disesuaikan.
Dalam catatan BPS, peningkatan BPS menunjukkan adanya peningkatan kesehatan, pendidikan dan pemenuhan kebutuhan hidup. Karena itu, Nurdin menyampaikan dia selalu mengajak komponen masyarakat melakukan yang terbaik untuk negeri ini.
Para tenaga kesehatan harus menjalankan perannya membuat yang terbaik bagi kesehatan masyarakat. Paling tidak, kata Nurdin, dalam memberi pelayanan terbaik bidang kesehatan. “Beri mereka pelayanan terbaik, mulai dari senyuman yang tulus dan ikhlas,” kata Nurdin. (bni)
