Selasa, 7 April 2026

Peziarah Padati TPU Taman Langgeng Sei Panas

Berita Terkait

Warga Batam melakukan jiarah kubur di Taman Langgeng Seipanas, Batamcentre, Minggu (13/5). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, pengunjung Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Langgeng, Sei Panas meningkat. Ratusan orang silih berganti datang ke TPU yang terletak di Kompleks Inti Batam, Jalan Laksamana Bintan ini, untuk berziarah ke makam kerabatnya.

Sebagian peziarah yang tiba di TPU Taman Langgeng, Sei Panas membawa keluarganya. Nampak, mereka mendatangi makam kerabat atau keluarga di lokasi. Salah satunya adalah Sudarno, 47, salah satu peziarah yang datang bersama dengan istrinya.

“Hari ini sudah masuk minggu terakhir jelang ramadan, ini sudah tradisi keluarga kami. Sebelum ramadan, saat masuk Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Nanti sudah masuk lebaran Idul Fitri ke sini lagi,” ujarnya.

Sudarno mengatakan, ia berziarah ke makam mertuanya yang meninggal pada tahun 2003 dan anaknya yang meninggal tahun 2010 lalu. Dia mengatakan, dalam ziarahnya itu Sudarno berdoa agar arwah keluarganya dapat diberi ketenangan memasuki bulan ramadan.

“Kami kirimkan doa buat almarhum mertua dan anak kami. Semoga dilancarkan dan diberi ketenangan dalam menjalani bulan ramadan ini,” ungkap dia.

Sementara, untuk kuburan Sudarno mengakui bahwa kuburan aak dan mertuanya sudah bersih. Sudarno hanya berharap agar kuburan yang ada di TPU Sei Panas dapat tertata lebih baik lagi kedepannya.

Begitu pula dengan aktivitas pedagang di sekitar lokasi. Mereka menjajakan dagangannya seperti bunga untuk keperluan ziarah hingga jajanan di area TPU. ?Mereka sudah memulai kegiatan tersebut semenjak pukul 07.00 WIB. Tradisi ini memberikan rezeki bagi warga yang tinggal di sekitar TPU Langgeng Sei Panas.

Salah satu pedagang bunga yang ditemui di kawasan TPU Langgeng Sei Panas mengatakan, tiga kantong bunga dijual seharga Rp 10 ribu. Dalam sehari, Ani mengaku dapat meraup uang sdikitnya Rp. 50 ribu. Hal ini, sangat bermanfaat bagi dirinya dan warga lainnya dalam menghadapi masuknya bulan ramadan.

“Lumayan untuk puasa hingga lebaran nanti. Sebagian uangnya juga bisa disimpan untuk beli baju lebaran anak dan perlengkapan shalat. Jadi uangnya bisa disimpan,” tuturnya.

Diperkirakan, ziarah makam ini akan semaki meningkat hingga H-1 menjelang masuknya bulan puasa. Para pedagang kembang ini terlihat menawarkan daganganya dimulai dari gapura TPU Sei Panas. Mereka seolah berebutan mencari pelanggan yang hendak membeli bunga-bunga mereka.

Para peziarah sebagian besar memarkirkan kendaraannya di pinggir TPU. Namun, hal tersebut tidak mengganggu lalu lintas pengendara lainnya. Para warga juga mendapat keuntungan dari parkir kendaraan para peziarah. Untuk mobil, merka dikenakan tarif parkir Rp. 2.000 dan Rp. 1.000 untuk satu motor. (gie)

Update