Kapolda kepri Irjen Pol Didid Wijadnardi memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Graha Kepri, selasa (15/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – TNI dan Polri bersinergi memberikan rasa aman bagi masyarakat Kepri. Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan polisi sudah memperketat pengamanan di beberapa titik, seperti pusat keramaian dan tempat ibadah.

Saat ditanya, apakah Provinsi Kepri aman (dari ancaman terorisme).

“Insya Allah Kepri aman,” katanya, Selasa (15/5).

Didid berharap masyarakat dapat memberikan informasi ke pihak kepolisian. Masyarakat yang melihat kejadian janggal atau kriminal, bisa segera laporkan hal itu ke pos kepolisian terdekat.

“Apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan, jam berapapun, laporkan, dan saya (polisi,red) akan datang,” ungkapnya.

Didid meminta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Karena polisi telah hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Kami menambah frekuensi patroli di pusat keramaian,” ucapnya.

Naiknya status pengamanan jadi siaga 1, kata Didid tak usah menjadi beban pikiran bagi masyarakat.

“Kami (polisi) dan TNI selalu ada, untuk mengamankan Kepri,” ucapnya.

Pengamanan tidak hanya di pusat keramaian atau ibadah saja. Namun juga pusat pereknomian, salah satunya di kawasan industri. Dari pantauan Batam Pos beberapa kawasan industri memperketat pengamanan masuk.

Ketatnya pengamanan ini, dibenarkan oleh Wakil Koordinator HKI Kepri, Tjaw Hioeng.

“Sesuai arahan dari Direktur Pengamanan Objek Vital (Polda Kepri,red),” katanya.

Ia mengatakan tidak ada penambahan personel pengamanan. Namun setiap orang yang masuk ke dalam kawasan industri akan diperiksa secara random.

“Di Batamindo gak semuanya. Pengamanan ini diperketat menuju kawasan industri,” tuturnya. (ska)

Advertisement
loading...