Iklan
Petugas polsek Bandara bersama TNI Angkatan Udara, melakukan pemeriksaan kendaraan yang memesuki area Bandara Hang Nadim Batam, kamis (17/5). Pemeriksaan tersebut dalam rangka pengamanan mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Bandara Internantional Hang Nadim dijaga ketat, akibat maraknya aksi terorisme akhir-akhir ini di beberapa daerah. Setiap kendaraan yang masuk diperiksa secara random oleh tim gabungan.

Pemeriksaan ini menggunakan metal detektor. Sedangkan untuk kendaraan roda dua dilakukan pemeriksaan manual.

Tim gabungan dilengkapi dengan persenjataan lengkap serta rompi anti peluru. “Penjagaan sampai sitasi normal kembali,” kata Kapolsek Bandara Iptu Betty saat ditemui Batam Pos, Kamis (17/5).

Ia mengatakan ada beberapa titik menjadi fokus pengamanan dan penjagaan tim gabungan. Betty mengatakan penjagaan dimulai dari pintu masuk bandara, terminal hingga ke dalam ruang tunggu. “Anggota dilengkapi persenjataan laras pendek dan panjang juga,” tuturnya.

Betty merinci tim gabungan terdiri dari 18 personel polisi, 20 personel dari TNI AU dan 10 orang anggota Avsec.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso membenarkan adanya penjagaan ketat ini. Ia mengatakan berdasarkan surat edaran yang diterimanya, penjagaan ini hingga 24 Juni. “Sekalian penjagaan untuk Ramadan juga,” tuturnya.

Suwarso mengatakan penjagaan ini dilaksankan di pintu masuk kargo, pintu masuk bandara, pintu masuk kargo hingga ke Ground Handling Hang Nadim. Selain penjagaan, pihak bandara juga meningkatkan frekuensi patroli. “Tak hanya patroli mobil, namun juga sepeda, lalu patroli di dalam terminal dan ground handling juga,” tuturnya.

Keberadaan jajaran tim gabungan ini, kata Suwarso untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi calon penumpang atau masyarakat yang berkunjung ke Hang Nadim.
Aksi terorisme, kata Suwarso sejauh ini tidak mempengaruhi penerbangan di Bandara International Hang Nadim Batam. “Normal saja, tak ada penurunan,” ujarnya. (ska)