batampos.co.id – Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris dan jajarannya menggelar doa bersama masyarakat di Kelurahan Raya untuk para korban tragedi yang membuat luka seluruh hati masyarakat Indonesia, yakni korban bom buruh diri dan tewasnya lima polisi pada tragedi kerusuhan di Mako Brimob belum lama ini.

“Ini adalah duka bersama sebagai satu bangsa sehingga kami panjatkan doa agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ujar Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris saat memberikan keterangan kepada Batam Pos, Selasa (15/5) pagi.

Selain itu, Idris juga mengaku menggelar doa bersama menjelang Ramadhan ini sebagai bentuk keprihatinan kepada seluruh korban tragedi berdarah di Surabaya. Begitu juga untuk memanjatkan doa kepada lima rekan polisi yang tewas pada kerusuhan di Mako Brimob belum lama ini.

Idris menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan tepat menjelang ibadah puasa. Pada bulan yang mulia itupula semua doa akan diijibah, dengan harapan sebagai ummat beragama semoga seluruh korban baik korban bom bunuh diri maupun kelima polisi yang tewas mendapat tempat yang terbaik.

Doa bersama yang juga diikuti sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh lainnya itu, dilakukan dengan hidmat. Saat pelaksaan doa bersama itu dilaksanakan seluruh tamu yang hadir terlihat khusyuk, termasuk Kapolsek Singkep Barat yang terlihat menundukkan wajah larut dalam doa.

“Jujur saya merasa turut berduka terlebih kepada musibah yang menimpah rekan satu kesatuan kami,” kata Idris.

Untuk itu, Idris juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan ajaran yang tidak benar. Warga harus selalu waspada dan mesti turut melawan terhadap pandangan-pandangan yang akan memecah belah kesatuan negara ini.

Tak lupa, Idris juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 1439 H. Ia berkomitmen untuk meningkatkan keamanan bagi seluruh warga terutama yang termasuk dalam wilayah kerjanya, Polsek Singkep Barat. (wsa)

Respon Anda?

komentar