
batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam terus berupaya menekan harga bahan pokok dengan menggelar operasi pasar, baik sembako murah maupun pasar murah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi mengatakan, program sembako murah tahap satu sudah digelar di sembilan kecamatan se Batam, tinggal tiga kecamatan lagi yakni Bengkong, Sekupang dan Nongsa. Program ini disubsidi oleh pemerintah, warag hanya membayar Rp 50 ribu dari harga normal Rp 99.650. Isinya yakni beras lima kilogram, minyak goreng kemasan dua liter dan gula kemasan satu kilogram.
“”Pekan depan ini selesai. Sabtu di Bengkong, Seni di Sekupang dan Selasanya di Nongsa. Ini rencananya,” kata dia.
Sembako murah tahap dua akan digelar menjelang akhir tahun. Selain sembako murah, selama RAmadan Pemko Batam menggelar bazar di depan edukit Batamcenter dengan mengandeng Usaha Kecil Mikro menegah di Batam.
“Kami siapkan lahannya. Tenda dan lai sebagainay mereka sendiri yang siapakan, karean kami siapakan lahan, tentu akan lebih murah dan kami harapakan ini,” imbuhnya.
Dalam bazar ini, akan diperdagangkan yakni sembako, pakaian, hingga takjil. Pemerintah menyediakan lapak untuk 100 UMKM di tempat ini, bagi yang mau berjualan dapat mendaftar ke panitia.
“Kami dorong untuk murah, tapi jangan dipikir murah betul, kan tak ada pedagang yang mau rugi,” tambahnya.
Tak hanya dua program tersebut, pemerintah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan mengandeng distributor dan Bulog menggelar kegiatan pasar murah selama Ramadan. Tahap satu sudah dilakukan dari Jumat (11/5) sampai Selasa (15/5) yang digelar di sembilan kecamatan mainland. Dalam pelaksanaannya sehari dua kecamatan.
Ada 21 jenis komoditi barang yang dijual saat pasar murah beras, daging sapi, daging kerbau, gula, telur, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, kentang medan, wortel, tepung, minyak goreng, mentega, sayur-sayuran, ikan, susu, ketupat instant, minuman soft drink dan lainnya serta penukaran uang baru (dari pihak BI/perbankan).
Sementara tahap kedua, Kepala Bagian Perekonomian pemko Batam Zuniarti mengatakan jika disetujui oleh penyedia barang (distributor) akan dilaksanakan dari 7 Juni hingga 11 Juni 2018. Jiak tidak disepakati, pasar murah tersebut akan dipercepat. NAmun jika dipercepat, ia mengatakan ditakutkan tidak sesusai dengan semangat menjemput lebaran.
“Soalnya kalau kecepatan kan tidak sesuai dengan tujuannya untuk masyakarat jelang lebaran. Walau sebenarnya kami kan Sabtu Minggu libur, biarlah masuk demi warga,” imbuhnya.
Soal harga, ia mengatakan ia berharap seperti tahap satu yakni Daging Sapi Rp 78 ribu perkilogram, Daging Kerbau Rp 75 ribu perkilogram, cabe dari Rp 34 ribu hingga Rp 38 ribu perkilogram., Bawang Merah Rp 25 ribu perkilogram dan bawang putih Rp 19 ribu perkilogram.
“Ini sudah murah, dibawah harga pasar. Makanya laris manis tahap pertama,”pungkasnya. (iza)
