ilustrasi

batampos.co.id – Cuaca buruk terjadi beberapa akhir ini. Bahkan hal ini ikut mempengaruhi harga pangan, khususnya ikan selar yang mengalami kenaikan menjadi Rp 50 ribu dari Rp 35 ribu per kilogram

Iklan

Pedagang ikan di Pasar Fanindo, Muhaimin, mengatakan ikan laut, khususnya ikan selar mengalami kenaikan sebesar Rp 15 ribu. Namun, kenaikan ini tidak berlaku pada jenis ikan laut yang lain.

“Ikan selar aja yang naik. Kalau ikan yang lain nggak naik,” ujarnya, Kamis (24/5).

Ia menjelaskan, kenaikan harga ikan selar tersebut terjadi karena cuaca buruk yang terjadi, sehingga menyebabkan pasokan ikan dari nelayan yang kurang.”Ya ini karena angin laut lagi nggak bagus,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Rudi penjual ikan di Pasar SP Plaza. Ia mengatakan kenaikan ikan tersebut sudah terjadi sejak seminggu belakangan ini. “Ikan selar aja. Kalau yang lain masih normal,” ucapnya.

Sementara itu, warga Batuaji, Sumiyati mengatakan kenaikan harga ikan selar cukup signifikan. Beruntungnya, kenaikannya tidak diikuti oleh kenaikan ikan jenis lain.

“Masih bisa konsumsi ikan lain,” katanya.

Namun ia masih mengeluhkan harga daging ayam yang tinggi. Ibu tiga anak ini mengaku sudah tak lagi mengkonsumsi daging ayam lantaran harganya yang melambung tinggi.

“Harga Rp 36 ribu, selama puasa tak makan daging ayam,” katanya sembari tertawa.

Senada juga diungkapkan Aminah, yang mengeluhkan harga beberapa komoditas yang masih mahal. Karena saking mahalnya, ia pun hanya mampu membeli tempe dan tahu sebagai lauknya.

“Uang seratus ribu tak cukup bawa ke pasar. jadi belenja sesuai kebutuhan saja,” tutupnya. (une)