batampos.co.id – Beasiswa dan anggaran publikasi menjadi dua temuan be­sar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri atas penggunaan APBD Tahun 2017. Persoalan tersebut menjadi tugas bagi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Arifin Nasir yang akan memasuki pensiun, bulan depan.

“Kalau masalah bea siswa yang tidak disalurkan sebesar Rp 1,98 miliar akan kita kroscek lagi,” ujar Arifin Nasir di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, awal pekan lalu.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri tersebut menuding ada kekeliruan dari BPK. Karena tidak mungkin anggaran untuk beasiswa sebesar Rp 1,98 miliar itu belum tersalurkan. Pagu anggaran tersebut sebesar Rp 2 miliar. Kalau Rp 1,98 miliar belum ter­salurkan maka kecil sekali beasiswa yang tersalurkan.

Ditegaskannya, berdasarkan data yang dihimpun Disdik Kepri, tinggal 30 orang pe­nerima belum mendapat beasiswa. Jumlah anggaran kira-kira sebesar Rp 184 juta saja. Belum tersalurnya beasiswa tersebut, lantaran putus komunikasi dengan penerima.

“Nah, beasiswa untuk 30 orang penerima itu belum disalurkan. Sebab, kami kesulitan mendapat alamat mereka. Lagi pula mereka juga tidak serahkan nomor rekening. Silakan cari tahu saja ke bank,” tegas Arifin.

Menurutnya, penyaluran bea­siswa tersebut prosesnya dilakukan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri. Sementara itu, terkait masalah publikasi dengan media yang tidak ter­verifikasi Dewan Pers dengan nilai Rp 390 juta diakui oleh Arifin. “Jika memang harus dikembalikan, tentu akan diselesaikan. Tergantung petunjuk BPK seperti apa,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara (TJA) menjelaskan soal bea­siswa. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, beasiswa 2017 gagal disalurkan lantaran ada peraturan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sehingga menyebabkan penyaluran menjadi tertunda.

“Waktu itu, kami sudah rapat dengan Disdik Kepri. Tertundanya penyaluran tersebut me­mang disebabkan adanya Permendagri tentang dana hibah bansos,” papar Teddy.

Data Disdik Kepri pada 2017 penerima beasiswa 975 orang. Sebanyak 650 orang karena berprestasi. Sisanya warga kurang mampu dan bantuan pendidikan.(jpg)

Respon Anda?

komentar