batampos.co.id – Program prioritas Pemkab Lingga menjadikan Bunda Tanah Melayu sebagai daerah lumbung padi di kawasan perbatasan, mendapat dukungan dari berbagai kalangan dan pemerintah pusat.

Iklan

Salah satu bentuk dukungan adalah pemberian bantuan dari Kementerian Umum dan Perumahan (Kemen-PUPR) berupa pembangunan jaringan irigasi di lahan percetakan sawah yang ada di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur.

Pembangunan Kemen PUPR yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, dibenarkan PPK Irigasi dan BWS Sumatera IV Eris Hendrabuana dan akan dikerjakan menggunakan anggaran APBN BWSS IV Kementerian PUPR tahun anggaran 2018.
“Pembangunan irigasi di lahan pencetakan sawah merupakan kegiatan pertama yang dikerjakan BWSS IV Kementerian PUPR,” kata Eris belum lama ini.

Pekerjaan ini, terang Eris, dengan pagu anggaran sebesar Rp 7.674.767.000 yang bersumber dana dari APBN 2018. Dengan rincian pekerjaan yakni normalisasi sungai dan pembangunan box culvert untuk mencegah terjadinya banjir.

Selain itu, dilakukan juga pekerjaan saluran primer, sekunder, dan tersier untuk mengairi areal sawah dan calon sawah dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi.

Kemudian, pembangunan bangunan pengatur muka air beserta pintu guna melayani kebutuhan air untuk semua petak sawah dan calon petak sawah. “Pembangunan ini dilakukan sebagai tindak lanjut kunjungan Kepala BWS Sumatera IV, Ismail Widadi bersama Wakil Bupati Lingga M Nizar saat meninjau ke daerah irigasi Bukit Langkap pada Oktober 2017 lalu,” kata Eris.

Selanjunya Eris menambahkan, setelah pekerjaan irigasi di lahan pencetakan sawah di desa Langkap, pada 2019 mendatang BWSS IV akan melanjutkan pekerjaan pembangunan irigasi di Bukit Langkap dalam kapasitas lanjutan sekaligus pembangunan irigasi di Desa Kerandin.(wsa)