Sabtu, 11 April 2026

Satgas Pangan Temukan Perbedaan Harga Antara Pasar

Berita Terkait

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki bersama Kadis Perdagangan Kota Batam dan satgas pangan melakukan pantau harga sembako di Pasar Mega Legenda Malaka Batamcenter, Jumat (25/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tim Satgas Pangan Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap barang-barang kebutuhan pokok di dua pasar kawasan Batam Center, Jumat (25/5) pagi. Dari sidak tersebut, tim Satgas Pangan menemukan adanya perbedaan harga antara pasar Mega Legenda dan pasar Mitra Raya.

“Secara umum dari hasil pengecekan tadi kita ada menemukan sedikit perbedaan antara pengecer baik di pasar Mega Legenda dengan pasar Mitra Raya, dalam hal penjualan telur,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki.

Dijelaskan Hengki, pedagang pasar Mega Legenda menjual telur ayam dengan harga Rp. 39 ribu per satu papannya. Sementara, di pasar Mitra Raya harga telur ayam satu papannya seharga Rp. 41 ribu. Sementara dari distributor menjual dengan harga yang sama kepada pedagang di Mitra Raya maupun di Mega Legenda.

“Di bagian pengecer terjadi perbedaan diantara pasar. Selanjutnya, kami akan memanggil dan mendata pedagang ini. Selain itu juga, kami akan koordinasikan juga dengan Disperindag,” tuturnya.

Sementara itu, untuk barang kebutuhan seperti cabe merah mengalami penurunan dari biasanya. Sebelumnya, cabe merah segar dijual dengan harga Rp. 40 ribu per kilogram, sementara dari hasil pemeriksaan semalam Tim Satgas Pangan mendapati harga cabe merah segar dengan harga Rp. 32 ribu per kilogram.

“Dari sidak ini, kebutuhan pokok yang mengamalami penurunan terutama pada komoditi cabe merah. Sementara untuk yang lain ada kenaikan sedikit, tapi masih dalam batas kewajaran,” bebernya.

Sementara itu, untuk kebutuhan pokok seperti daging beku, beras, gula masih dijual dengan harga normal. Selain itu untuk ketersediaan barang tersebut di sejumlah distributor di Batuampar masih mencukupi hingga masuknya perayaan hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Bahkan kita sudah mengecek langsung ke Bulog. Ketersediaan beras dan gula di Bulog masuk cukup sampai setahun datang. Bahkan, ada juga yang akan masuk sekitar seribu ton,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk mulai memilih pasar yang menjual harga kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Sebab, adanya perbedaan warga itu merupakan hal yang wajar karena aedanya persaingan usaha.

“Kalau tadi yang sudah kita kunjungi di Mega Legenda dengan Mitra Raya, di Mega Legenda lebih murah dibandingkan dengan pasar Mitra Raya. Kemudian, dari segi kualitas juga sama saja,” ujar Zarefriadi disela-sela sidak.

Untuk itu, Zaref meminta kepada seluruh pedagang tidak mengambil untung yang besar dengan masuknya momen hari besar. Ia dari Dinas Perindag akan selalu melakukan pengecekan ke sejumlah pasar. Dari hasil pengecekan itu, Disperindag Kota Batam akan diterbitkan di Website Pemko Batam.

“Hal itu juga sebagai salah satu upaya memberikan informasi kepada publik, mana pasar yang sesuai dengan kemampuan mereka dan mana yang tidak,” ujarnya. (gie)

Update