Selasa, 17 Maret 2026

Jangan Ada Kenaikan Tiket Sepihak

Berita Terkait

Mengantisipasi lonjakan harga tiket menjelang dan sesudah Lebaran, diharapkan Dishub Kepri memperketat pengawasan. Terlihat aktivitas turun naik penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, belum lama ini. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah memberikan ultimatum kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri menjelang arus mudik lebaran 1439 H. Menurut Irwansyah, jika ada penyelenggara arus mudik yang menaikan tiket secara sepihak, yang bertanggunggungjawab dalam persoalan tersebut adalah Dishub.

“Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama. Pertama mengenai kesiapan armada. Kedua harga tiket harus sesuai dengan yang sudah ditetapkan Pemerintah,” ujar Irwansyah, Minggu (27/5)

Persoalan lain yang menjadi catatan bagi pihaknya mengenai harga tiket pesawat. Karena disaat liburan panjang lebaran, harga tiket pesawat gila-gilaan. Bahkan bisa sampai ambang batas tertinggi. Irwansyah berharap, di tengah kondisi ekonomi sekarang ini, Pemerintah juga harus bertindak untuk menjaga keseimbangan.

“Memang tiket pesawat menggunakan ambang batas terendah dan tertinggi. Tetapi pemerintah juga perlu membuat kebijakan yang strategis dalam menyikapi sosial ekonomi masyarakat saat ini,” tegasnya.

Kepada penyelenggara arus mudik, baik itu operator kapal, perusahaan pelayaran Indonesia (Pelni) maupun Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), Irwansyah menegaskan untuk mengecek kembali kesiapan armada yang digunakan. Ia berharap, semua sarana itu nanti dalam kondisi laik jalan.

“Khusus untuk ASDP, kita mengharapkan rute-rute jauh seperti ke Mengkapan, Riau perlu armada tambahan. Jangan sampai ada yang lebaran dijalan seperti tahun lalu,” tegasnya lagi.

Dirinya memprediksikan, arus mudik tahun ini akan meningkat. Karena bertepatan dengan libur sekolah yang cukup panjang. Ditambahkannya, sukses atau tidaknya pelayanan arus mudik dan arus balik nanti, tergantung pada kesiapan masing-masing penyelenggara. Dan yang terpenting adalah keselamatan dalam pelayaran dan penerbangan. “Segala aspek harus diperhatikan. Karena keselamatan penumpang adalah yang utama,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengatakan, eskalasi arus mudik akan terlihat pada H-7. Sedangkan arus balik sampai H+7. Menurut Jamhur, jumlah armada yang dipersiapkan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pihaknya sudah melakukan rapat dengan pihak Bandara di Batam dan KSOP di Batam.

“Kita sudah mengingatkan itu ke semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan arus mudik dan balik. Dalam waktu dekat ini juga akan ada rapat lanjutan bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun,” ujar Jamhur, Minggu (27/5).

Ditambahkannya, untuk harga tiket kapal jika terjadi kenaikan di luar yang sudah ditetapkan Pemerintah harap segera di laporkan. Jamhur juga mengingatkan masyarakat membeli tiket secara resmi. Jangan sampai ada yang tertipu oleh calo, sehingga akan mengganggu rencana mudik ke kampung halaman.

“Untuk tiket pesawat memang menggunakan ambang batas terendah dan tertinggi. Kita akan awasi, supaya tidak terlalu memberatkan masyarakat yang akan mudik,” papar Jamhur. (jpg)

Update