batampos.co.id – DPRD Kota Batam meminta Pemko Batam untuk melakukan penguatan BUMD. Selain untuk menambah pendapatan, BUMD harusnya difungsikan untuk mengelola bisnis yang langsung dirasakan masyarakat manfaatnya.
“Jangan dibilang BUMD sudah kapok bisnis Sembako. BUMD bisa sukses kelola sembako, kalau memang ada kemauan dari pemerintah daerah. Bisnis Sembako itu sangat menjajikan,” kata anggota komisi II DPRD Kota Batam, Mulia Rindo Purba, Selasa (29/5).
Ia mengatakan, BUMD harusnya bisa mengumpulkan semua Sembako yang datang dari luar Batam dan menyalurkannya di pasaran. Dengan demikian maka selain keuntungan, maka dapat mengontrol harga pasar.
“Jadi jelas arahnya. Modal harus diperkuat untuk bisnis Sembako ini. Bahkan menurut saya, ini sangat menguntungkan,” katanya.
Tetapi ia berharap semua personil yang ada di managemen BUMD saat ini diganti. Harus ada sosok baru yang visioner yang bisa mengembangkan BUMD menjadai badan usaha yang besar yang bisa signifikan menghasilkan uang.
“Kalau yang sekarang masih dipakai, maka tidak akan berubah. Dan kalau hanya bisnis yang sekrang tetap dipertahankan, maka keuntungan BUMD akan tetap di angka Rp 900 juta saja,” katanya.
Padahal di daerah lain, BUMD menjadi ujung tombak menghasilkan uang untuk kas daerah. “Banyak bisnis lain yang bisa dikerjakan. Jangan hanya mengerjakan satu jenis bisnis dan itu pun keutungannya tak signifikan,” katanya.
Anggota komisi II lainnya, Uba Ingan Sigalingging juga menyoroti BUMD yang tidak maksimal untuk menghasilkan uang. Menurutnya, perlu restrukturusasi di tubuh BUMD. Hampir semua management BUMD yang ada saat ini sudah terlalu lama tetapi tak kunjung diganti.

“Saya bingung mau komentari BUMD ini. laporan keuangannya saja tidak pernah saya lihat. Memang harus dirombak habis pimpinan BUMD inil’ katanya.
Sementara itu Direktur BUMD Hari Basuki tidak mau berkomentar terkait hal ini. Tetapi beberapa waktu lalu ia menegaskan bahwa pihaknya memberikan kontribusi besar untuk Batam. “Setiap tahun kita memberikan kontribusi besar. Hampir Rp 1 miliar setiap tahun,” katanya. (ian)
