Senin, 6 April 2026

Pemko Batam Pantau Harga Daging

Berita Terkait

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki bersama Kadis Perdagangan Kota Batam dan satgas pangan melakukan pantau harga sembako di Pasar Mega Legenda Malaka Batamcenter, Jumat (25/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menjamin ketersediaan bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri mendatang. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam untuk ketersedian bahan kebutuhan ini.

“Ketersediaan daging salah satu yang menjadi perhatian kami bersama tim satgas pangan,” kata dia, Selasa (29/5).

Ia mengingatkan kepada distributor dan pedagang jangan bermain harga karena permintaan cenderung meningkat. Tim satgas pangan Batam yang dikepalai Kapolresta Barelang juga telah melakukan inspeksi dan menindak pedagang yang nakal beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah ini cukup memberikan efek jera bagi mereka yang mengambil keuntungan disaat genting,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari Disperindag kebutuhan daging di Batam cukup terpenuhi dari stok daging yang dimiliki distributor. Dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mengintensifkan operasi pasar guna intervensi harga.

Amsakar menyebutkan saat ini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tengah dalam pembahasan bersama distributor dan beberapa instansi terkait mengenai kegiatan pasar murah.

“Distributor yang kemari sudah bersedia bergabung. Kalau ada lebih bayak lagi tentu sangat membantu karena kemiringan harga dari pasar cukup jauh,” ungkap lulusan Universitas Riau ini.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Kota Batam, Zurniati mengakui daging memang menjadi primadona selama pasar murah digelar. Pihaknya menggandeng dua distributor sekaligus guna menyanggupi permintaan warga.

“Ini upaya kami memenuhi kebutuhan masysrakat. Sayur mayur yang dibawa distributor lokal juga ludes diburu warga,” sebutnya.

Mengenai waktu pelaksanaan pasar murah tahap dua akan digelar palig lambat satu minggu jelang hari raya Idul Fitri 15 Juni mendatang.

“Jika tak ada halangan. InshaAllah awal Juni kami usahkan sudah action,” sebutnya.

Selama pasar murah, setiap harinya daging beku laku hingga 500 kilogram. Harga yang murah yang ditawarkan membuat permintaan meningkat.

“Apalagi jelang lebaran tentu akan banyak lagi permintaan,” ujar mantan camat Sekupang ini.(yui)

Update