
F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Perlengkapan jalan seperti halte dan lampu lalu lintas terdampak pelebaran jalan. Seperti kamera pengintai di Simpang Kuda di ruas Jalan Laksamana Bintan.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Yusfa Hendri. Ia mengatakan pemindahan sarana dan perlengakapan jalan memang tengah dilakukan, seiring pelebaran jalan yang gencar dilakukan Pemko Batam.
“Terutama di jalan-jalan yang dilebarkan. Sarana yang harus kami relokasi akan direlokasi. Berapa banyak, belum saya dapatkan jumlahnya,” ucap dia, kemarin.
Berdasarkan wawancara Batam Pos dengan pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air beberapa waktu lalu, salah satu jalan yang akan diperlebar adalah jalan Ahmad Yani dari Simpang Masjid Raya ke Simpang Kabil dan sebaliknya.
Ada sembilan halte di lokasi tersebut. melihat kontruksi halte, diprediksi sebagian akan dipindahkan yang berbahan besi sementara yang beton diprediksi bakal dirobohkan.
Sebelumnya, ia menyampaikan persoalan penempatan halte memang hal yang dilematis dan bukan tanpa perencaaan yang matang. Pasalnya, pendirian halte yang sudah ada jika dibangun dipenghujung Right Of Way (ROW) justru akan menelan anggaran yang cukup banyak dibanding biaya pergeseran. Biaya yang ia maksud meliputi pembangunan jalan tambahan menuju akses halte.
“Misal ROWnya 50 meter selebar itulah dibangun, ini biayanya banyak. Pilihannya digeser saja, makanya sekarang beberapa tahun terkahir kontruksi halte adalah baja (besi), kalau beton memang tidak bisa (digeser),” ucapnya.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi enggan berkomentar banyak terkait hal ini. Namun ia menekankan setiap kebijakan memang punya konsekuensi masing-masing.
“Kalau mau kota ini cantik harus ada yang dikorban kan, kalau nggak, tidak berubah,” kata dia.
Ditanya apakah perencanaan tidak matang, Rudi menegaskan pihaknya tak memandang ke belakang. Menurutnya, sesuatu yang pasti ia telah menyampaikan hal ini kepada OPD agar terus meningkatkan koordinasi.
“Ke depan harus tingkatkan koordinasi, bahasa kerennya seinergi. Masa sih saya harus kasih tahu terus ke mereka (OPD),” ucapnya. (iza)
