batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengatakan selama empat hari mulai Senin hingga Kamis lalu telah dilaksanakan pesantren kilat untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan tema seputar bulan suci Ramadan.
“Kalau tingkat SMA/sederajat sudah duluan. Dan baru kita laksanakan untuk tingkat SD dan SMP/sederajat secara serentak, sedangkan bagi pelajar nonmuslim menyesuaikan dengan kegiatan keagamaan sesuai dengan agamanya,” kata Bakri Hasyim, kemarin (1/6).
Dilaksanakannya pesantren kilat di sekolah-sekolah agar pelajar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta berbudi pekerti yang luhur. Yang bisa diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain dapat menghayati ajaran agama Islam khususnya tentang keimanan, ibadah, akhlak dan isi kandungan Alquran itu sendiri.
Selesai pelaksanaan pesantren kilat, akan dilanjutkan dengan pembagian rapor pada hari Sabtu (9/6) pekan depan yang sekaligus libur menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H.
Selanjutnya akan kembali masuk sekolah pada tahun ajaran, yang sekaligus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 16 Juli mendatang.
“Lumayanlah liburan satu bulan lebih bagi pelajar yang naik kelas 6, 9, 12. Sedangkan, PPDB akan dimulai pada 2 dan 4 Juli,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Karimun Yuli Elviza ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya untuk tahun ini melaksanakan pesantren kilat tidak menginap. Sebab, berbarengan dengan pengisian rapor pelajar sehingga dilaksanakan hingga setengah hari saja.
“Tidak seperti tahun lalu, kita lakukan hingga menginap di sekolah. Tapi aktivitas pesantren kilat tetap seperti tahun lalu programnya. Hanya dipadatkan saja waktunya untuk memperdalam pendidikan Alquran, tauhid maupun sejarah Islam. Ada 83 pelajar yang mengikuti,” jawabnya.(tri)
