
batampos.co.id – Panti pijat atau massage kembali beroperasi di wilayah Sagulung dan Batuaji. Padahal sebelumnya sudah ditertibkan oleh tim gabungan dari Kecamatan dan Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PSTP). Bahkan selama bulan puasa ini panti pijat di sana tetap beroperasi hingga larut malam.
Warga kembali menyuarakan persoalan itu karena dianggap tidak menghargai umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Awal-awal penertiban saja tutup, setelah itu buka lagi bahkan selama puasa ini juga buka seperti biasa,” tutur Riyanto, warga perumahan Puteri Hijau Sagulung yang protes dengan panti pijat yang berderet di ruko Batavia, Sagulung.
Panti pijat yang ada di ruko Batavia memang sudah sering diprotes masyarakat sekitar karena terindikasi adanya praktek prostitusi terselubung. Pihak kecamatan dan BPM PTSP sudah ulang kali menindak namun tetap beroperasi hingga saat ini.
“Beberapa hari lalu juga sudah didatangi oleh Tim Terpadu, tapi semalam saja tutup. Besok sudah buka lagi,”ujar Riyanto.
Pantauan Batam Pos di lapangan, ada sekitar tiga lokasi panti pijat di deretan ruko tersebut dan masih beroperasi hingga siang kemarin.
Sementara di wilayah kecamatan Batauaji, panti pijat serupa tersebar di deretan ruko Waheng Center hingga pasar Melayu. Panti pijat yang sebelumnya sudah ditutup tim gabungan itu kembali beroperasi hingga siang kemarin. Warga sekitar mengakui jika selama puasa ini panti pijat di sana tetap buka seperti biasa.
“Padahal tukang pijatnya cewek-cewek seksi semua dan tamu yang datang umumnya laki-laki. Ini patut jadi tanda tanya. Sudah lama komplain tapi sepertinya tak mempan,” kata Suheri, warga perumahan Bambu Kuning, Batuaji.
Pihak kecamatan saat dikonfirmasi mengaku sudah berupaya keras memberikan peringatan dan himbauan, namun pemilik panti pijat tetap membandel. Pihak kecamatan mengaku tak punya wewenang untuk menutup paksa panti pijat yang membandel tersebut.
“Tetap koordinasi ke BPM. Kalau kami tak punya wewenang. Teguran dan himbauan sudah sering kami lakukan,” ujar Camat Sagulung Reza Khadafi. (eja)
