Iklan
Ribuan penumpang antar pulau yang akan melakukan perjalanan menggunakan kapal Ferry antri di pintu keberangkatan Pelanuhan Domestik Sekupang, Rabu (13/6). Lonjakan arus mudik lebaran mengalami peningkatan karena berbarengan dengan liburan panjang. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Diperkirakan sebanyak 6.000 pemudik meninggalkan Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Rabu (13/6). Tujuan mereka adalah Pekanbaru, Dumai, Moro, Tanjung Balai Karimun dan beberapa tujuan lainnya.

Ketua Bidang Kapal Penumpang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Indonesian National Shipower Association (INSA) Batam, Asmadi mengatakan semakin mendekati waktu hari raya Idul Fitri, jumlah pemudik yang melewati PDS mulai menurun. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan, arus mudik akan meningkat H-1 jelang Lebaran.

“Selasa (12/6) sekitar 6.700 pemudik yang berangkat, sedangkan hari ini hanya 6.000 saja,” ujar Asmadi saat ditemui di Pelabuhan Domestik Sekupang.

Dia mengatakan sejak H-7 hingga H-2 jelang Lebaran Idul Fitri, kurang lebih 20.000 orang pemudik yang berangkat dari PDS menuju kampung halaman masing-masing. Penumpang arus mudik ini sebagian besarnya menuju Pekanbaru, Tembilahan dan Dumai. “Paling banyak tiga tujuan ini,” katanya.

Untuk armada angkutan laut, Asmadi menyebutkan dalam sehari ada sekitar 38 hingga 40 kapal yang hilir mudik. Antisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan pun menambah armada disetiap tujuan. “Penambahannya sampai empat armada. Kami juga menyediakan satu kapal cadangan,”jelasnya.

Sementara itu, pantauan Batam Pos, antrian panjang calon penumpang terlihat di pelabuhan mulai dari selesai salat subuh atau pukul 5.00 WIB hingga siang kemarin. Menurut Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PDS, Suherman, ruang tunggu tidak pernah sepi dari calon penumpang, terutama untuk keberangkatan pagi atau tujuan Dumai dan Buton.

“Yang pagi mereka sudah berada di pelabuhan sebelum subuh, tak sedikit yang sahur di lokasi karena takut ketinggalan kapal sebab keberangkatan pukul 06.00 WIB,” katanya.

Untuk kelancaran mobilisasi pemudik, pihaknya juga tidak memperbolehkan kendaraan menginap sejak tanggal 9 Juni lalu. Hal ini bertujuan menghindari kemacetan saat pemumpang mulai berdatangan ke PDS.

“Ini untuk menghindari kemacetan, karena penumpang maunya buru-buru masuk ke pelabuhan. Selain itu kami juga membuat tiga lajur khusus untuk kelancaran pemudik dan barang bawaan mereka,” tutupnya. (une)

Advertisement
loading...