batampos.co.id – Stasiun Meteorologoi Hang Nadim memprediksi cuaca Batam akan berawan lalu disertai hujan lokal ke di beberapa daerah saat hari pertama Idul Fitri, Jumat (14/6). “Tepatnya daerah mana akan terjadi hujan lokal, kami belum bisa memastikannya,” kata Kasi Datin Stamet Hang Nadim Suratman, Kamis (14/6).
Suratman menerangkan kondisi ini tercipta karena terbentuknya belokan angin di wilayah Kepri, menyebabkan terjadinya penumpukan masa udara. Sehingga mendukung proses pertumbuhan awan-awan konvektif.
“Walaupun ada hujan lokal dengan intensitas ringan. Namun secara umum cuaca di Batam bisa dikatakan cerah berawan,” ujarnya.
Kondisi cuaca ini diperkirakan tidak akan menganggu pelaksanaan Salat Ied di berbagai tempat di Batam. Karena hujan lokal baru akan turun di siang harinya. Suhu di Batam, kata Suratman akan cukup sejuk. Karena didukung dengan angin yang berhembus cukup kencang, 30 kilometer perjam. Lalu dengan kelembaban sekitar 60 hingga 95 persen.
“Kami prediksi suhu di Batam sekitar 25 c hingga 33 c,” ungkapnya.
Pelaksanaan Salat Ied di Batam akan diselenggarakan di 564 titik. Tapi tetap, pemusatan kegiatan Salat Ied dilaksanakan di Dataran Engku Putri, Batamcenter. Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah mengatakan pelaksanaan Salat Ied di dominasi dilakukan di luar ruangan.
“Kebanyakan di lapangan, karena bisa menampung jamaah lebih banyak,” ujarnya.
Erizal menghimbau pelaksanaan Salat Ied ini masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Karena biasanya Salat Ied di luar lapangan, beberapa orang memilih koran sebagai alas tempat duduk.
“Tolong dibereskan sebelum meninggalkan lapangan salat,’ tuturnya.
Terkait pengamanan Salat Ied ini, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki menuturkan menurunkan 600 personelnya di beberapa titik penyelenggaraan Salat Ied. Ia berharap dengan adanya polisi ditengah-tengah masyarakat, dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang merayakan Idul Fitri.
“Kami juga melakukan patroli serta pengamanan pawai takbir,” ujarnya. (ska)
