Para penumpang masih terlihat ramai di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun. F. Sandi Pramosinto/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemudik yang kembali ke Tanjungbalai Karimun sudah mencapai 90 ribu orang lebih, tepatnya 90.197 orang, Senin (18/6). Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan yang meninggalkan Tanjungbalai Karimun saat arus mudik.

Iklan

”Sementara untuk penumpang yang berangkat sampai dengan Senin lalu sebanyak 77.256 orang. Pada arus mudik jumlah penumpang yang berangkat 63.757 orang dan yang datang 76.559 orang,” ujar Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun Ridwan melalui Kepala Seksi Penjagaan dan Keselamatan Berlayar Syahrinaldi, Selasa (19/6).

Untuk puncak arus balik, kata Syahrinaldi, kemungkinan sudah berlalu. Karena data pada Senin (18/6) lalu jumlah penumpang yang datang ke Karimun mencapai 15 ribu orang lebih. Jumlah penumpang yang berangkat dan yang datang di Tanjungbalai Karimun ini berasal dari tiga pelabuhan. Artinya, tidak hanya berasal dari pelabuhan domestik dan internasional.

”Tapi, termasuk juga melalui Pelabuhan Sri Tanjung Gelam dan Pelabuhan Roro. Dengan adanya dua pelabuhan tersebut pelaksanaan keberangkatan dan kedatangan penumpang, khususnya pada saat menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri sangat membantu. Artinya, kalau semuanya harus melalui pelabuhan domestik yang merupakan pelabuhan utama, maka tidak mungkin bisa terlayani,” jelasnya.

Menyinggung tentang arus balik penumpang menggunakan kapal Pelni, Syahrinaldi menyebutkan, berdasarkan laporan dari PT Pelni Cabang Tanjungbalai Karimun KM Kelud dari Jakarta akan sampai di Tanjungbalai Karimun, hari ini.

”Jumlah penumpang yang akan turun sebanyak 400 orang. Kemudian, untuk pengangkutan kapal roro sampai saat ini kami belum menerima laporan tentang adanya tambahan jadwal kapal dari Pekanbaru tujuan Tanjungbalai Karimun,” jelasnya.(san)