Iklan

batampos.co.id – Informasi kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun ini yang beredar di sosial media, ternyata tidak valid. Sekda Karimun M Firmansyah mengaku sudah tahu tentang beredarnya informasi tersebut, tetapi informasi tersebut menurutnya menyesatkan.

”Saya sudah tahu tentang beredarnya kuota CPNS untuk provinsi dan kabupaten, termasuk kuota 72 CPNS untuk Karimun. Itu sudah tiga bulan lalu beredar di sosial media. Bisa dikatakan itu tidak benar sumbernya dari mana. Sebab kalau kuota itu memang benar-benar dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biroktrasi (Kemenpan RB), maka kita di daerah sudah pasti mendapatkannya,” ujar Firmansyah, Kamis (21/6).

Dia mengatakan, sampai saat ini kuota CPNS untuk Kabupaten Karimun belum diketahui karena belum menerima dari Kemenpan RB. Untuk itu, informasi kuota yang beredar saat ini menurutnya hoaks.

Dia mengatakan tidak akan menutup-nutupi jika memang ada penerimaan CPNS. Apalagi saat ini Pemerintah Kabupaten Karimun memang kekurangan Aparatus Sipil Negara (ASN) karena setiap tahun selalu ada yang pensiun.

”Tentang kekurangan ASN di daerah kita sudah disampaikan ke KemenPAN-RB. Tentang kebutuhan ini kita sertakan dengan analisa jabatan (Anjab) yang dibutuhkan. Tapi sampai sekarang kuota CPNS yang kita butuhkan belum juga dijawab oleh Kemenpan RB. Untuk itu, kalau ada berita yang beredar tentang kuota tersebut saat ini itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Sejak 2009 lalu, Pemerintah Kabupaten Karimun belum pernah membuka penerimaan CPNS. Saat itu jumlah PNS dianggap sudah mencukupi untuk Kabupaten Karimun. Sedangkan untuk penerimaan CPNS mendatang Pemkab Karimun sudah menyiapkan beberapa persyaratan, salah satunya minimal pendatar adalah tamatan D3.(san)

Advertisement
loading...