batampos.co.id – Yayasan Inaayah Batam bekerja sama dengan Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Batam menggelar sunatan massal di kantor Kecamatan Sagulung, Minggu (24/6). Kegiatan yang merupakan rangkaian peresmian Yayasan Inaayah Batam ini diikuti oleh 120 peserta sunat dari kalangan anak yatim piatu dan kaum duafa yang tergabung dari tiap wilayah di Batam seperti Sagulung, Seibeduk, Batuaji, Bengkong, Nongsa dan wilayah lainnya.
Ketua Yayasan Inaayah Batam, Inaayah mengatakan sunatan massal ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan. Tujuannya untuk membantu keluarga kurang mampu, terlebih, kegiatan ini juga dinilai mengandung nilai keagamaan dan kesehatan. “Karena ini bagian dari ibadah wajib laki-laki yang beragama Islam untuk di sunat,” ujar Inaayah disela kegiatan.
Dia mengatakan target awal dari kegiatan sosial itu sekitar 100 anak, namun karena banyaknya minat peserta sunat yang daftar sampai hari pelaksanaan sehingga yang terlaksana hingga akhir kegiatan mencapai 120 orang.”Banyak orang tua yang ingin mendaftar, tapi karena keterbatasan tim medis dan lainnya kami batasi hanya 120 anak saja,” katanya.
Inaayah menjelaskan proses pelaksanaan sunatan massal itu pihaknya mendapat bantuan tenaga medis dari Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, IDI Batam juga tim bantuan medis Fakultas Kedokteran Uniba. “Alhamdulillah acaranya sukses berkat kerja sama dengan para sponsor, saya berharap ke depannya kami bisa mengadakan kegiatan sosial lainnya lagi. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur dan sponsor yang mau membantu mensukseskan acara ini,” katanya.
Perwakilan Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, dr Agung Hadi Prabono Sp.f mengatakan kegiatan sunatan massal dari Yayasan Inaayah ini sejalan dengan program sosial Inalu Fakultas Kedokteran UISU. “Dari pihak kami sudah sering melakukan kegiatan ini. Kami bantu dan support kegiatannya dengan menyiapkan tenaga medis,” kata Agung yang juga dokter Forensik RSUD Batam ini.
Dia menyebutkan pihaknya menyiapkan 10 orang tenaga dokter dari Inalu FK UISU untuk mensuskseskan kegiatan tersebut. Sementara itu, anak-anak yang mengikuti sunatan massal itu juga diberi bingkisan perlengkapan salat, uang saku, dan juga perlatan sekolah. “Acara ini gratis dan diprioritaskan untuk anak-anak yang kurang mampu,” tutup Agung. (une)
