Jumat, 13 Februari 2026

Terminal Pelni tetap di Batuampar, hanya Bergeser ke Terminal Bintang 99

Berita Terkait

Arus balik penumpang pasca Lebaran yang menggunakan kapal Kelud memadati pelabuhan Batuampar, Rabu (20/6). Sebanyak dua ribuan lebih penumpang asal Belawan Medan tiba di pelabuhan Batuampar. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Terminal Kapal Pelni akan dipindahkan ke Terminal Bintang 99 yang terletak di sebelah selatan Pelabuhan Batuampar.

“Sesegera mungkin akan kami lakukan. Pemindahan ini dilakukan karena Terminal Pelni yang sekarang akan digunakan untuk menampung kargo,” kata Kepala Bidang Komersil Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Djohan Effendy, Senin (25/6).

Kedepannya tidak boleh ada lagi kegiatan diluar dari kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Pelabuhan ini akan dioptimalkan untuk menjadi terminal kontainer.

“Untuk kargo non kontainer juga akan digeser sesegera mungkin. Disamping itu, fasilitas di Terminal Bintang 99 sudah lengkap untuk menjadi tempat sandar Kapal milik Pelni,” paparnya.

Selama ini, Terminal Pelni di Batuampar memang sempat dikeluhkan oleh masyarakat. Penyebab utamanya adalah lokasinya yang juga menjadi tempat lalu lalang truk-truk yang membawa kontainer. Sehingga jaminan keselamatan masih menjadi pertanyaan besar.

Meskipun Terminal Pelni akan pindah ke Bintang 99, masih ada persoalan utama yang tak mudah untuk dibenahi. Pintu masuknya masih dari pintu masuk utama Pelabuhan Batuampar.

“Pekerjaan rumah masih banyak yang harus diselesaikan. Karena lalu lintas masuk ke Bintang 99 juga dilewati oleh trailer. Benar-benar harus diperhatikan,” ungkapnya.

Ia mengatakan BP akan mengatur jam operasional lalu lintasnya.”Mungkin jam operasi dimana kapan truk kontainer bisa masuk akan diatur,” ungkapnya lagi.

Selain karena aspek keamanan, alasan lain BP memindahkan Terminal Pelni adalah karena Batuampar akan membuka rute pelayarang langsung menuju China. Djohan mengatakan Agustus ini akan dimulai.

“Jika pelayaran ke China bisa berjalan. Bisa bayangkan nanti 500 hingga 700 box kontainer akan masuk ke Batuampar dan kemudian diantar menuju pabrik,” jelasnya.

Lalu lintas barangnya sudah pasti akan sangat padat.”Sehingga pengaturan lalu lintas nanti ini juga yang menjadi konsen kami kedepan,” katanya.(leo)

Update