Kamis, 23 April 2026

Sekolah Siapkan 800 Nomor Antrian

Berita Terkait

Orangtua siswa antri saat akan melakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) sejumlah orang tua memadati SMPN 26 Batam sejak pukul 6.00 WIB, Selasa (26/6), mereka datang lebih awal untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah rujukan yang membuka pendaftaran PPDB. Pantauan Batam Pos, ratusan orang tua yang sebagian besar ibu-ibu itu terlihat mengantri untuk mendapatkan nomor antrian yang sudah disediakan pihak sekolah.

Ketua PPDB SMPN 26 Batam, Habib Maksudi mengatakan pihak sekolah menyiapkan 800 nomor antrian, hal tersebut untuk mengantisipasi orang tua yang kesulitan mendaftar secara online. “Karena banyak orang tua yang belum mengerti daftar online, kamipun menyiapkan nomor antrian sebanyak-banyaknya,” ujar Habib.

Dia mengatakan ada enam jalur yang mereka siapkan. 70 persen untuk jalur reguler sementara 30 persen dibagi menjadi lima jalur, yakni 10 persen untuk bina lingkungan, 10 persen jalur kurang mampu, 5 persen untuk jalur prestasi dan 5 persen untuk luar daerah.

“Nilainya berdasarkan USBN. Nilai untuk jalur reguler 80 untuk yang luar daerah nilai harus 85,” katanya.

Untuk jalur prestasi harus memilih serifikat prestasi di tingkat Kota Batam. “Ini menjadi patokan kita dalam melaksanakan PPDB,” jelasnya.

Sementara untuk sistem zonasi akan dibuka pada 3 hingga 5 Juli mendatang. Calon siswa yang beralamt di sekitaran sekolah akan menjadi prioritas meskipun nilanya di bawah 80. Adapun lokasi yang masuk zonasi SMPN 26 Batam yakni di Perumahan Rindang Garden, Rindang Villa, Bumi Kencana, Griya Prima, Puri Mas, dan Tri Puri.

“Keputusan zonasi ini kami musyawarhkan dengan Kelurahan Buliang. Sampai sekarang pun kami maish berkoordinasi dengan mereka,” ucapnya.

Kepala Sekolah SMPN 26 Rafiah mengatakan hingga siang kemarin ada sekitar 300 calon siswa yang mendaftar. Terkait jumlah siswa yang diterima, SMPN 26 Batam membuka lima lokal dengan total siswa sebanyak 160 orang. “Satu kelas 32 orang,” tutupnya. (une)

Update