batampos.co.id – Walikota Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang Beom, Kamis (28/6). Pada kesempatan ini, ia memberikan jaminan kemudahan izin dan kenyamanan berinvestasi di Batam, terutama berinvestasi di bidang pariwisata yang kini sedang digalakkan Pemko Batam.
“Izinnya saya guarante. Kalau mereka mau investasi bisa langsung datang pada saya Wakil Wali Kota, kami yang antar,” ucap dia.
Ia mengatakan, banyak anggapan investor asing bahwa izin berbelit di Indonesia, maka dari itu ia memnastikan untuk meberikan jaminan tersebut. Ia mengklaim, sesuai dengan rahan Preseiden Joko Widodo, perizinan di Batam semakin baik.
“Ini kami lakukan karena kami benar-benar ingin cari investor buat Batam ini,” imbuhnya.
Ditanya soal, apakah ada ketertarikan dari negeri Ginseng tersebut, Rudi mengaku belum sampaikan keinginan. Namun demikian, ia mengatakan minimla perwakilan Korsel tersebut dapat menyampaikan komitemen Batam di sektor pariwisata sehingga menarik minata wisatatwan asal Korea Selatan mapun negara lain.
“Balik dari sini, mereka balik ada bikin laporan ke negaranya. Dan, yang kami sampaikan soal pariwisata tadi mudah-mudahan menarik minat mereka utnuk datang kembali,” imbuhnya.
Menurutnya, wisatawan asal korea selatan bukan tidak pernah menginjakkan kakinya di Batam. Beberapa kali, bahkan hingga empat kali sebulan puluhan wisatawan dari negara tersebut menggunakan pesawat carter untuk berlibur ke Batam. Rudi ingin kedatangan tersebut dapat rutin dengan membuka penerbanagn langsung dari Korsel ke Batam.
“Mereka minta Batam promisi ke sana. Ini sedang dilakukan Kementrian PAriwisata, mereka siapkan paket wisata, ini sudah jalan,” imbuhnya.
Untuk menjemput wisatawana sing, ia menyampaikan pihaknya menyiapakn segala fasiliats pendukung hingga hal-hgal yang disukai wisatawan asing. Infrastruktur yakni dengan membangun jalan hingga khusus pejalan kaki. Soal destinasi wisata, ia mengatakan bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga untuk pengembangannya.
“Mudahan-mudahan tiga tahun ke depan ada berapa resort yang sudah kasih izin selesai dibangun,” harapnya.
Ia mengatakan, kini bandara juga sedang ditingkatkan. Ia berharap BP Batam dapat segera menyelasaikan bandara yang nyaman. Ia mengatakan, jika ada penerbanagn langsung tanpa didukung infrastruktur yang memadai pun akan tidak bagus.
“Ala kadar memang sudah siap, secara utuh belum. Llandasan terpanjang tapi yang tersempit,. Lalu layanan juga harus ditingkatkan karena kocar kacir juga . Tapi baguslah dibanding daerah klain, kalau dibanding internasional jauh sekali,” paparnya. (iza)
